Rabu, 22 April 2026

Respons Ma'ruf Amin Setelah Disindir Tak Memiliki Peran Selama Debat Pilpres 2019 oleh Amien Rais

Ma'ruf Amin disebut tak memiliki peran oleh Amien Rais saat debat pertama pemilihan presiden 2019.

Editor: Indan Kurnia Efendi
Kompas TV
3 Menit Pertama Debat Pilpres 2019, Ma'ruf Amin Belum Bicara, Sandiaga Uno Kebagian 30 Detik 

TRIBUNJABAR.ID - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin disebut tak memiliki peran oleh Amien Rais saat debat pertama pemilihan presiden 2019.

Ma'ruf mengatakan porsi utama debat Pilpres tentu ada pada seorang calon presiden. Ia pun tak ingin keberlangsungan debat seperti saur manuk saling atau berbantahan pendapat.

Saur manuk itu bisa dijelaskan beberapa burung saling menyahut saat berkicau tanpa ada aksi apapun atau saling berdebat tanpa ada solusi nyata. 

"Ya itu tadi, saya kan wapres, porsi utama itu presiden. Saya hanya tambah saja. Jangan seperti saur manuk, sini ngomong sana ngomong," ujar Ma'ruf di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/1/2019).

Menurut Ma'ruf, perdebatan semalam lebih banyak fokus kepada pemerintahan yang tengah dijalankan oleh Jokowi sebagai seoarang kepala negara.

"Masalah yang banyak berkembang tadi malem itu masalah yang kebijakan, yang sudah dilakukan pak Jokowi, kan' tidak pantas saya yang jawab, yang lebih tahu soal pak Jokowi, nah gitu saya kira," ucap Ma'ruf. 

Sebelumnya, Amien Rais menilai Ma'ruf tak memiliki peran dalam adu gagasan selama 90 menit itu. "Saya lihat memang ada yang menonjol. Yaitu itu hampir tak ada peran Kiai Ma'ruf Amin," ujar Amien di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).

Pengamat Politik: Debat Pilpres Perdana Berjalan Membosankan

Kedua paslon, Jokowi-Ma'ruf dan prabowo Sandiaga tiba-tiba berjalan ke tengah panggung di segmen akhir debat Pilpres 2019.
Kedua paslon, Jokowi-Ma'ruf dan prabowo Sandiaga tiba-tiba berjalan ke tengah panggung di segmen akhir debat Pilpres 2019. (Kompas TV)

Debat pilpres perdana yang berlangsung semalam, dinilai berjalan membosankan.

Hal itu dikatakan pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menilai 

Dia beralasan kedua pasangan kandidat tak mampu memperdalam visi-misi jika kelak menjadi pemenang Pilpres.

"Secara umum debat membosankan karena dua paslon (pasangan calon) tak bisa mengelaborasi proposal kebijakan yang akan mereka lakukan lima tahun ke depan jika mereka menang," kata Adi saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (18/1/2019).

Adi melihat capres-cawapres 01 dan 02 kaku dan saling menjaga image (jaim) satu sama lain.

"Paslon di babak awal terlihat kaku dan jaim. Ini sangat terkait peraturan KPU yang rigid hingga mempersempit ruang manuver paslon," ujarnya.

Terkait penampilan antar capres, Adi menilai Jokowi tampil beda dari biasanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved