Sejarah Bandung
Gang Apandi Punya Keunikan yang Tak Dimiliki Gang Lain di Kota Bandung
Gang Apandi disebut punya keunikan yang tak dimiliki gang lain di Kota Bandung.
Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jalan Braga terkenal dengan bangunan-bangunan haritage-nya. Di antara bangunan itu terselip gang yang menyerupai lorong.
Gang yang memiliki lebar tiga meter tersebut diberi nama Gang Apandi.
Yang unik dari Gang Apandi ternyata berada di atas bangunan besar satu atap. Bangunan tersebut terdiri dari delapan unit bangunan, empat ke selatan dan empat ke utara.
Menurut anggota Tim Ahli Cagar Budaya Kota Bandung, David Bambang Soediono, Gang Apandi yang menempati bangunan dari nomor 71 sampai nomor 97.
Gang tersebut memiliki keunikan. Gang Apandi satu-satunya gang di Kota Bandung yang ada di bawah bangunan heritage.
"Saya punya dokumen lama, Gang Apandi sudah sebelum bangunan berdiri. Makanya walaupun tanda (asitektur bangunan) itu kolonial, tetap memberikan (akses) terowongan ke bawah. Nah, itu adalah keunikan satu-satunya yang saya temukan di Kota Bandung," ujar David Bambang Soediono saat dikofirmasi via ponsel, Kamis (18/1/2019).
Bangunan di atas Gang Apandi tersebut sudah dinyatakan sebagai bangunan cagar budaya kelas A. Itu menurut perda terbaru tentang Cagar Budaya Kota Bandung No. 7, tahun 2018.
David mengatakan bangunan yang termasuk golongan A itu prioritasnya paling tinggi.
"Jajaran Braga no 71 sampai 97 itu prioritas tertinggi A, jadi perubahannya harus minim baik eksterior maupun interior," ujar David Bambang Soediono.
David menambahkan, pada zaman kolonial Belanda bangunan di sepanjang Jalan Braga diperuntukkan bagi saudagar-saudagar Belanda.
"Bangunan di kawasan Braga untuk dihuni saudagar saudagar Belanda. Kenapa itu di atas Gang Apandi bisa ada rumah, itu, kan, menarik, itu, kan, sangat unik, dan itu saya katakan, kelihatannya cuma satu-satunya dan memang berada di kawasan perdagangan. Di kolongnya ruang publik, di atasnya ruang privat," ujarnya.
Terkait nama Gang Apandi, menurut David Bambang Soediono memiliki beberapa versi dan menarik untuk ditelusuri.
Dalam pemberitaan Tribun Jabar sebelumnya, Gang Apandi sendiri terletak di RW 08, Keluruhan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.
Sekretaris RW 08, Soleh, mengatakan, nama Gang Apandi diambil dari sosok Apandi, tuan tanah dan tokoh di kawasan Braga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gang-apandi.jpg)