Politik

Tanda-tanda Ahok Bakal Bergabung dengan PDIP Setelah Bebas dari Penjara Semakin Jelas, Ini Buktinya

Adapun nama Ahok sudah gencar diberitakan bakal bergabung dengan PDIP setelah bebas dari penjara nanti.

Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Indan Kurnia Efendi
Instagram.com/@basukibtp
Ahok bersama Megawati Soekarnoputri dan Djarot Saiful Hidayat 

Berpeluang ke Partai Nasdem?

Partai Nasdem
Partai Nasdem (Twitter @Nasdem_KBB)

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok adalah mantan gubernur DKI Jakarta yang menggantikan Jokowi, disebut bakal bebas dari penjara pada Januari 2019.

Terkait hal itu, Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Bestari berharap nanti Ahok langsung kembali berpolitik, dukung Jokowi di Pilpres 2019 dan jika sang petahana kembali dipercaya memimpin lima tahun lagi, Ahok bisa mengisi kabinet pemerintahan Jokowi.

"Saya berharap Ahok juga bisa lah mengisi jajaran kabinet Jokowi ke depan bila perlu," ujar Bestari Barus saat dihubungi, Rabu (12/12/2018) seperti dikutip dari Wartakotalive.com.

Bestari Barus juga menyebut jabatan yang sesuai Ahok, bila seandainya diproyeksikan masuk ke dalam kabinet Jokowi, yakni kementerian yang terkait kemaslahatan masyarakat.

Sosok Ahok dianggap bisa menempati bidang sosial.

 Grace Natalie Difitnah Selingkuh dengan Ahok, Bongkar Mengapa Fotonya Diedit Setengah Telanjang

"Yang terkait dengan kemaslahatan masyarakat. Macem-macem lah banyak, bisa (juga) di bidang sosial," ujar Bestari Barus.

Sebab menurutnya, hak politik seseorang tak bisa dibatasi begitu saja.

Sama halnya dengan urusan pilihan partai Ahok nanti.

Ahok disebut bakal bebas pada 24 Januari 2019
Ahok disebut bakal bebas pada 24 Januari 2019 (ISTIMEWA)

Bestari Barus mengatakan, Indonesia masih membutuhkan sosok kepemimpinan seperti Ahok, dan potensi dirinya masuk ke dunia politik setelah bebas, dianggap masih terbuka lebar.

"Saya kira hak politik seseorang itu tidak dapat dibatas-batasi, apakah dia ingin berkiprah di dunia politik lagi atau tidak, itu menjadi pilihannya dia. Ahok, saya kira potensi yang bagus untuk negeri ini. Saya berharap Ahok tetap berkarya," papar Bestari Barus.

Partai Nasdem, lanjut Bestari Barus, terbuka lebar bagi siapa pun yang ingin merapat ke partainya, asal sosok tersebut memenuhi persyaratan partai pimpinan Surya Paloh itu.

Bila pilihan parpol Ahok jatuh ke Nasdem, itu sama seperti melanjutkan rencana sang mantan Gubernur DKI itu sebelumnya.

Karena, kata Bestari Barus, Ahok pernah punya rencana mendeklarasikan diri bergabung ke Partai Nasdem beberapa waktu lalu.

"Semua partai terbuka untuk menerima siapa pun bergabung yang memenuhi persyaratan. Kalau pun Ahok mau ke Nasdem, ya itu berarti saluran politik yang juga dari awalnya sudah ada. Kan dulu dia mau mendeklarasikan Nasional Demokrat (Nasdem)," kata Bestari Barus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved