Senin, 4 Mei 2026

Berusia 2 Bulan, Bayi Aa Jimmy yang Hidup Sebatang Kara Jadi Keluarga Wali Band

Tomi Wali juga menyebut si bungsu Yumna, bayi dari Aa Jimmy yang baru berumur dua bulan yang kini hidup sebatang kara.

Tayang:
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Ihsan Bustomi atau dikenal sebagai Tomi Wali (kaos putih, topi hitam) ketika pemakaman Radea Putri Anindyta (8), putri almarhum Aa Jimmy, di tempat pemakaman umum Sirnalaya I, Cikaret, Kecamatan Cianjur, Kamis (27/12/2018). 

Kedua anak mereka, Radea Putri Anindyta dan Naisya Rafani Aradya, ditemukan meninggal tersapu tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung.

Dari hari ke hari pascatsunami Selat Sunda itu, satu per satu jenazah Aa Jimmy, Hati Hati Nur Illah, Naisya Rafani Aradya, dan Radea Putri Anindyta pun ditemukan.

Foto status pesan WhatsApp terakhir istri Aa Jimmy, Hati Nur Illah (34), yang disimpan oleh sang adik. Foto-foto itu berisi kebersamaan dengan keluarga dan keindahan pantai di Tanjung Lesung.
Foto status pesan WhatsApp terakhir istri Aa Jimmy, Hati Nur Illah (34), yang disimpan oleh sang adik. Foto-foto itu berisi kebersamaan dengan keluarga dan keindahan pantai di Tanjung Lesung. (DOK KELUARGA/TRIBUN JABAR)

Hanya sang bayi dua tahun, Yunma yang selamat dari tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung.

Yunma selamat bersama pengasuhnya, Haridah.

Menurut Haridah, saat kejadian, ia bersama Yunma berada di cottage.

Ia mengaku, mendengar gemuruh seperti akan hujan.

Ternyata, saat itu pada pukul 21.20 WIB, air laut sudah mulai naik ke daratan.

Pemain Sinetron Preman Pensiun Epi Kusnandar memeluk Yunma anak Aa Jimmy. Aa Jimmy tewas saat tsunami menerjang Tanjung Lesung. Yunma selamat karena saat kejadian ada di dalam kamar cottage.
Pemain Sinetron Preman Pensiun Epi Kusnandar memeluk Yunma, anak Aa Jimmy. Aa Jimmy tewas saat tsunami menerjang Tanjung Lesung. Yunma selamat karena saat kejadian ada di dalam kamar cottage. (Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin)

Haridah melihat tsunami itu sudah menerjang, ia menangis dan berteriak.

Kemudian, ia bergegas menggendong Yunma dan berlari untuk mengungsi bersama orang-orang yang juga berlarian.

Haridah dan Yunma pun berlindung di Puskermas Cigeulis.

Sampai pagi hari, ia tak bisa tidur. Yunma pun terus-terusan menangis.

Kini, mereka sudah dipulangkan ke Cianjur bersamaan dengan diantarkan jenazah Aa Jimmy.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved