Kamis, 11 Juni 2026

PSGC Ciamis Juara Grup A Liga 3 Nasional Usai Habisi AS Abadi 4-1

Mantan pemain Persikota Tanggerang tersebut memanfaatkan umpan matang. Pada menit ke-16 Akbar kembali mencetak gol.

Tayang:
Penulis: Andri M Dani | Editor: Ravianto
(TRIBUNJABAR/ANDRI M DANI)
Juara Grup A – PSGC Ciamis (kostum ungu) membekuk AS Abadi Pakanbaru dengan skor 4-1 pada laga terakhir di babak 32 besar Liga 3 Nasional Grup A di Stadion Galuh Ciamis, Minggu (2/12) sore. Dengan kemenangan telak tersebut PSGC jadi juara Grup A dan AS Abadi sebagai runner up-nya. Pada waktu bersamaan di Stadion Dadaha Tasikmalaya berlangsung laga Persibas Banyumas lawan 757 Keprijaya yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Persibas Banyumas. Persibas berada di posisi ke-3 klasemen terakhir Grup A, sedangan 757 Kepri Jaya penghuni dasar klasemen setelah kalah di 3 laga yang dilakoinya. 

Kalahkan AS Abadi 4-1, PSGC Ciamis juara Grup A

TRIBUNJABAR.ID, CIAMISPSGC Ciamis akhirnya keluar sebagai juara Grup A dan lolos ke babak 16 besar Liga 3 Nasional setelah mengalahkan AS Abadi Pekanbaru pada laga terakhir babak 32 besar Liga 3 Nasional Grup A di Stadion Galuh Ciamis, Minggu (2/12) sore.

AS Abadi yang sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar dengan menyapu bersih dua laga sebelumnya (lawan Persibas dan lawan 757 Keprijaya) harus bertekuk lutut atas tuan rumah PSGC pada laga penentuan nasib PSGC, Minggu (2/12) sore tersebut.

Pada babak pertama PSGC benar-benar menguasai permainan dengan membukukan tiga gol. Adalah pemain tengah klub yang berjuluk Laskar Galuh tersebut, Akbar Eka Putra  yang mencetak gol pertama untuk PSGc pada menit ke-11.

Mantan pemain Persikota Tangerang tersebut memanfaatkan umpan matang. Pada menit ke-16 Akbar kembali mencetak gol juga dari umpan.

Pada menit ke-20 giliran sundulan  bola Aldi Imron tidak berhasil ditepis kipr AS Abadi, M Rizky Afriandi. Skor 3- 0 untuk kemenangan PSGC bertahan sampai babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, AS Abadi mengganti strategi permainan. Termasuk dengan mengganti kipper sejak menit awal. Rizki Afriyandi ditarik keluar digantikan kipper utama, Zainal.

Perubahan strategi tersebut membuahkan hasil, AS Abadi meningkatkan daya gedor dan berhasil mencetak gol cepat pada menit ke-47. Sundulan bola dari Saddam Hamdani tak berhasil ditangkap kipper PSGC, Bayu Ally Aqza. Skor pun berubah jadi 3-1.

Meski beberapa kali sempat melakukan tekanan, namun pertengahan babak kedua AS Abadi kembali kedodoran setelah hanya bermain dengan 10 pemain. Seorang pemain AS Abadi cidera sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Sementara kuota pergantian pemain sudah habis.

Kondisi tersebut membuat PSGC makin berada diatas angin, pada menit akhir waktu normal babak kedua, tendangan bebas Ganjar Kurniawan  menjebol gawang AS Abadi. Skor pun berubah jadi 4-1 untuk kemenangan PSGC.  Skor tersebut tak berubah sampai wasit Pipin Indra Pratama asal Kediri menutup laga.

Dengan skor kemenangan 4-1 tersebut PSGC jadi juara Grup A dengan koleksi poin 7 (2 kali menang 1 draw) sementara AS Abadi runner up Grup A. Sedangkan Persibas di posisi ketiga (poin 4) , sementara 757 Kepri Jaya diposisi ke-4 setelah dalam tiga kali pertandingan selalu kalah.

Pada laga terakhir, Persibas lawan 757 Kepri jaya di Stadion Wiradadaha Tasikmalaya, Minggu (2/12) sore, Persibas Banyumas mengalahkan 757 Keprijaya dengan skor 3-2. Padahal pada babak pertama Keprijaya sempat unggul 2-0 namun pada babak kedua, Persibas Banyumas berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak 3 gol, skor akhir 3-2 untuk kemenangan Persibas Banyumas.

Pelatih AS Abadi, M Subra pada sesi konferensi pers usai laga melawan PSGC di Stadion Galuh Ciamis, Minggu (2/12) mengakui kekalahan besar yang dialami timnya akibat perubahan strategi yang diterapkan.

“Beda dengan dua laga sebelumnya, pada babak pertama tadi kami menurunkan banyak pemain cadangan yang jarang main. Termasuk penjaga gawang. Rupanya mereka nervos, demam panggung, sehingga terjadi tiga gol (dalam waktu tak berbeda jauh),” ujar M Subra.

Kemudian pada babak kedua AS Abadi hanya main dengan 10 pemain karena setelah seorang pemain cidera berat, tak bisa diganti karena kuota pergantian pemain sudah habis.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved