Longsor Rusak Sembilan Rumah di Sukanagara Resort
Sembilan rumah di Perumahan Sukanagara Resort, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, tertimpa longsor, Minggu (28/10/2018) malam.
Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin
TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Sembilan rumah di Perumahan Sukanagara Resort, di Desa Sukanagara, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung rusak akibat tanah longsor pada Minggu (28/10/2018) sore.
Meski tak menimbulkan korban jiwa, tapi akibat kejadian tersebut menimbulkan kerugian materi ratusan juta rupiah.
Menurut pantauan Tribun, sembilan unit rumah rusak dengan rincian tiga unit ambruk dan enam unit lainnya rusak parah.
Sisa material bangunan yang rusak tampak berserakan.
Ambruknya rumah di kawasan tersebut karena labilnya tanah yang dijadikan kawasan pemukiman di atas Bukit Sukanagara tersebut.
"Kejadiannya kemarin sore setelah hujan deras. Tiba-tiba terdengar suara bergemuruh dan beberapa rumah di perumahan itu ambruk,"kata Asep (49), salah seorang warga Kampung Buminagara yang berdekatan dengan Perumahan Sukanagara Resort, Senin (29/10/2018).
• Penyelaman Dihentikan Sementara, Pencarian di Permukaan Laut Terus Dilakukan
• Tim Pencari Temukan 41 Kartu Identitas di Perairan Karawang, Diduga Milik Korban Lion Air
Menurut Asep, selama ini perumahaan yang dimulai pembangunannya sejak lima tahun lalu itu, sebagian besar dalam keadaan kosong tanpa penghuni.
Karenanya kejadian longsor tak menimbulkan korban jiwa.
Beberapa rumah yang telah dihuni, lokasinya berjauhan dengan kawasan yang diterjang longsor.
"Sudah ada sekitar 70 rumah. Kalau tidak salah yang sudah dihuni hanya beberapa rumah saja. Untungnya yang rubuh rumah kosong," ujarnya.
• LIVE STREAMING INDOSIAR Persib Bandung Vs Bali United, Tekad Mario Gomez Kembali ke Jalur Juara
• Prediksi Pertandingan Persib Bandung Vs Bali United - Duel Dua Tim Elite
Asep menilai wajar terjadi longsor karena perumahan itu dibangun di atas bukit yang curam, gembur, dan tidak ada pohon tegakan.
Seorang tokoh masyarakat Kampung Buniagung, Desa Sukanagara, Wawan Maryana, mengatakan, longsor di perumahan Bukit Sukanagara Resort terjadi karena memang perumahan tersebut dibangun di ketinggian.
Bahkan, rumah-rumah di sana dibangun di atas lahan dengan kemiringan lebih dari 30 derajat.
"Pondasi bangunan didirikan diatas tanah urugan tidak sampai ke tanah keras yang ada di bawahnya. Pepohonan di sana juga habis ditebang dan lahan diurug diratakan. Jadi wajar saja kalau longsor," kata Wawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/longsor-bukit-sukanagara-resort_20181029_203351.jpg)