Breaking News

Sanksi untuk Persib Bandung

Ridwan Kamil Nilai Sanksi Persib Tidak Adil

Sanksi tersebut membuat Persib harus menjalani pertandingan kandang di Kalimantan tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018 dan pertandingan ka

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil setelah menghadiri Upacara Peringatan Hari Agraria Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat di Kantor ATR/BPN Jabar, Senin (24/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menilai hukuman dari Komisi Disiplin PSSI kepada Persib Bandung terlalu berlebihan.

Sanksi tersebut membuat Persib harus menjalani pertandingan kandang di Kalimantan tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018 dan pertandingan kandang tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim Liga 1 2019.

"Kalau masalah sanksi, tentulah pasti ada sanksi terhadap sebuah peristiwa. Tapi menurut saya sanksi yang didapat ini terlalu berlebihan," kata pria yang akrab disapa Emil ini di Gedung Sate, Rabu (3/10/2018).

Emil menilai sanksi tersebut disebabkan oleh ulah oknum bobotoh yang secara teknis tidak berkaitan dengan profesionalitas pemain.

Safaat Tuangkan Rindu Pada Ayah Lewat Karya Seni

Makan Siang di Mana? Ragam Menu Rice Bowl di Bandung Ini Bisa Anda Cicipi

Menurut Emil, seharusnya klub dan pemain Persib Bandung tidak mendapat sanksi karena kejadian tersebut.

"Pada dasarnya suporter-nya yang bermasalah. Sehingga kalau saya lihat kan sampai pemain-pemainnya pun dihukum, kalau menurut saya tidak adil," kata Emil.

Emil menilai pemain hanya bisa diberi hukuman oleh wasit atas ulahnya dalam pertandingan. Hanya wasit, katanya, yang secara mekanisme dapat memberi sanksi kepada pemain berupa kartu merah atau kartu kuning.

"Menurut saya seadil-adilnya saja lah. Adil itu menempatkan sesuatu pada takaran dan tempatnya," katanya menanggapi sanksi atas kejadian pengeroyokan suporter Persija oleh oknum supporter Persib beberapa waktu lalu di GBLA.

Emil berharap langkah banding yang dilakukan oleh Persib atas putusan Komisi Disiplin PSSI tersebut membuahkan hasil dan menjadi sanksi yang adil.

"Saya dengar Persib banding ya. (Pertandingan) di Kalimantan itu yang akan dibandingkan Persib. Saya minta keadilan saja," katanya.

Masa Peralihan, Potensi Gerakan Tanah di Jabar Lebih Tinggi Dibanding Musim Kemarau

Sebelumnya diberitakan, Persib Bandung dikenai sanksi setelah pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta.

Selain harus menggelar laga kandang di Pulau Kaimantan, Persib Bandung juga harus menggelar laga kandang tanpa penonton di Bandung selama setengah musim Liga 1 2019.

Pemain Persib Bandung dan ofisial Persib Bandung juga dikenai sanksi oleh PSSI.

Berikut daftar sanksi dan penyebabnya.

1. Suporter Persib Bandung

- Nama kompetisi: Liga 1 2018
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 23 September 2018
- Jenis pelanggaran: melakukan intimidasi terhadap tim Persija pada saat MCM dan melakukan sweeping, pengeroyokan   dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas
- Hukuman: Sanksi penonton dan atau suporter berupa larangan untuk menyaksikan pertandingan Persib Bandung pada    saat home maupun away serta pertandingan Liga 1 lainnya sejak putusan ini ditetapkan sampai pada setengah musim      kompetisi 2019.

2. Panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung

- Nama kompetisi: Liga 1 2018
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 23 September 2018
- Jenis pelanggaran: suporter Persib melakukan intimidasi terhadap tim Persija pada saat MCM dan melakukan.    Sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas. Panpel gagal memberikan rasa aman  dan nyaman terhadap suporter yang datang menonton.
- Hukuman: Sanksi terhadap 
a. ketua panitia pelaksana pertandingan & security officer berupa larangan ikut serta dalam kepanitiaan pertandingan Persib Bandung selama 2 (dua) tahun.
b. Panpel Persib Bandung didenda sebesar Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah)
c. Panpel Persib Bandung wajib memerangi dan melarang rasisme dan tulisan provokasi serta slogan yang menghina pada spanduk, poster, baju dan atribut lainnya dengan cara apapun

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved