Perjalanan Puspa Arum Sari Raih Medali Emas Asian Games 2018, Tekuni Pencaksilat Sejak Umur 11 Tahun

Tak terpikirkan olehnya akan menjadi atlet sampai maju ke Asian Games 2018 dan dapat meraih medali emas.

Perjalanan Puspa Arum Sari Raih Medali Emas Asian Games 2018, Tekuni Pencaksilat Sejak Umur 11 Tahun
Tribun Jabar/Resi Siti Jubaedah
Puspa Arum Sari peraih medali emas Asian Games 2018 saat ditemui Tribun Jabar, di Sabuga Cobvention Hall, Kamis (6/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Resi Siti Jubaedah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puspa Arum Sari (25), wanita asal Jakarta ini mengaku menekuni olahraga Pencak Silat mulai umur 11 tahun.

"Sudah sekitar 14 tahun terjun ke Pencak Silat. Sudah mulai umur 11 tahun," ujar Puspa Arum Sari, saat ditemui Tribun Jabar, di Sabuga Cobvention Hall, Kamis (6/9/2018).

Awalnya ia dikenalkan oleh kakak laki-lakinya, yang menjadi pelatih Pencak Silat di perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate.

Tak terpikirkan olehnya akan menjadi atlet sampai maju ke Asian Games 2018 dan dapat meraih medali emas.

"Beliau ngajak saya latihan, ya anak kecil pengen ikut-ikutan aja gitu, jadi enggak kefikiran bakal jadi atlit seperti sekarang," ujar Puspa Arum Sari.

Namun nyatanya ketika ia ingin terjun ke dunia Pencak Silat, sempat tidak disetujui oleh orangtuanya.

Ridwan Kamil Masih Kaget Dipanggil Gubernur hingga Dapat Kejutan dari Si Cinta

"Lambat laun karna saya bersikeras untuk tetap latihan karena sudah tertarik dan alhamdulillah bisa memberikan hasil di Pencak Silat, dan saya juga ikut tanggung jawab di akademik dan lama kelamaan orangtua pun setuju," ujar Puspa.

Karena sejak kecil dikenalkan dengan Pencak Silat, ia menekuninya hingga menjadi atlit Asian Games. Puspa sangat bersyukur karena dikenalkan cabang olahraga tersebut, lantaran Pencak Silat merupakan kebudayaan Indonesia.

"Bersyukurnya saya dikenalkan pertama kali itu Pencak Silat. Lambat laun saya mengerti bahwa Pencak Silat adalah budaya kita, budaya Indonesia dan saya juga punya kewajiban untuk ikut mengembangkan Pencak Silat dan berprestasi didalamnya," ujar Puspa.

Awal-awal ketika berlatih sempat ada kesulitan karena harus menghafak gerakan. Puspa juga termasuk kategori artistik tunggal puteri, sehingga harus menghafal kurang lebih 100 gerakan.

Pertahankan Rumah Masa Kecil, Keluarga Meisya Siregar Layangkan Gugatan ke PN Bandung

"Kebetulan saya ini di kategori artistik tunggal puteri, itu kurang lebih ada 100 gerakan, terdiri dari tangan kosong, golok, dan tongkat, jadi dihafalkan 100 gerakan itu dan dilakukan selama 3 menit," ujar Puspa.

Tak hanya itu, kesulitan yang ia dapat juga dikarenakan gerakan Pencak Silat yang atraktif. Namun ia dapat melaluinya, dan lihai memperagakan gerakan tersebut.

"Karena gerakannya terlalu atraktif ada lompat-lompatan, ada salto-saltoan, memang punya kesulitan disitu, tapi karena sering pengulangan sering di-drill, Alhamdulillah lama-lama bisa melakukan gerakan tersebut," ujar Puspa pada Tribun Jabar.


Penulis: Resi Siti Jubaedah
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved