Sumur Kering, Warga Desa Jayapura Tasik Jalan Kaki 2 KM untuk Dapatkan Air Bersih

Dia juga mengatakan bahwa daerah tersebut sedari dulu sudah langganan krisis air bersih.

Tribun Jabar/Isep Heri
Warga Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya terlihat tengah memikul air bersih dari sumber air yang jaraknya jauh dari pemukiman, Kamis (6/9/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Imbas kemarau panjang yang terjadi di Tasikmalaya, membuat sumur warga di beberapa desa di Kabupaten Tasikmalaya kekeringan.

Alhasil beberapa warga yang sumurnya mengalami kekeringan, terpaksa berjalan ratusan meter hingga dua kilometer untuk mendapatkan air bersih.

Potret tersebut bisa kita temukan, kala berkunjung ke Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya.

Setiap pagi dan sore akan ditemui beberapa warga yang berjalan kaki membawa ember dan jerigen ke sebuah kolam penampung sumber air yang dimanfaatkan warga.

Letak kolam berada cukup jauh dari pemukiman warga dan berada di bagian belakang kampung.

Sesampainya di kolam, akan terlihat beberapa warga tengah bergiliran mengisi ember maupun jerigen dari selang air.

Baru Saja Mau Gabung Latihan dengan Persib Bandung, Febri Hariyadi Sudah Dipanggil Lagi Timnas

Seorang warga, Abas Basri (48), misalnya dia mengaku hilir mudik setiap hari dari rumahnya yang berjarak sekitar dua kilometer menuju kolam.

Abas mengatakan terpaksa harus memikul air jerigen berjarak kiloan meter setelah sumur di lingkungannya mengalami kekeringan selama dua bulan terakhir.

Dia juga mengatakan bahwa daerah tersebut sedari dulu sudah langganan krisis air bersih.

"Dari dulu memang susah air, terlebih kalau kemarau panjang seperti ini. Pasti banyak warga yang antre ngambil air di kolam," kata Abas saat dijumpai di lokasi, Kamis (6/8/2018) siang.

Kolam yang jaraknya jauh dan cukup curam dibeberapa titik tersebut, Ujar Abas menjadi sumber air yang diandalkan ratusan warga di lima rukun tetangga yang berada di Desa Jayapura ketika kekeringan melanda tiap tahunnya.

Suasana Haru Selimuti Prosesi Pedang Pora di Gedung Sate, Iwan Bule Meneteskan Air Mata

"Hampir semua warga dari RW 03 yang ada 5 RT ngambil air daei sini kalau lagi kemarau," ujarnya.

Abas dan warga lainnya hanya bisa berharap musim penghujan bisa segera datang, agar sumur warga terisi kembali, dan tak perlu jauh-jauh mencari air bersih.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved