Rupiah Melemah
Rupiah Melemah, Masyarakat Ramai Beli Dollar di Money Changer
money changer mengalami kenaikan pengunjung untuk menukarkan valas dari rupiah ke dolar, dan mata uang lainnya.
Penulis: Resi Siti Jubaedah | Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Resi Siti Jubaedah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Nilai tukar rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat hingga Rp 15.000 per dolar.
Pelemahan rupiah ini berdampak pada usaha jasa penukaran uang atau money changer.
Pasalnya money changer mengalami kenaikan pengunjung untuk menukarkan valas dari rupiah ke dolar, dan mata uang lainnya.
Satu di antara money changer, yaitu Dolarindo Money Changer yang terletak di Jalan Otto Iskandar Dinata No. 172, Kota Bandung, mengaku sejak hari Senin sudah mulai ramai penukar uang.
Dari pantauan Tribun Jabar, terlihat pengunjung berdatangam silih berganti yang menunggu untuk menukarkan uang di Dolarindo Money Changer.
• Kebiasaan Orang Indonesia Berpengaruh Terhadap Anjloknya Rupiah, dari Belanja Online hingga Liburan
"Banyak yang beli dolar US sama tinggi dari hari Senin udah tinggi, tidak terhitung ada berapa, tapi kebanyaka Euro," ujar Teller Dolarindo, Anggun Kurnia Dewi, saat ditemui Tribun Jabar, di Jalan Otto Iskandar Dinata No. 172, Kota Bandung.
Hal serupa juga terjadi pada Dolarindo Money Changer di Jalan Buah Batu No 197, Kota Bandung.
Di sana juga sudah mulai ramai orang menukar rupiah ke dolar. Setiap harinya dapat mencapai 40 hingga 50 penukar uang ke dolar.
• Rutinlah Konsumsi Buah-buahan Ini Agar Bebas dari Penuaan
"Banyaknya rupiah ke dolar, karena mereka pikirnya kalau pegang dolar mereka akan aman," ujar seorang Supervisor Dolarindo Money Changer, Ginanjar Gifari pada Tribun Jabar, di Jalan Buah Batu No 197, Kota Bandung.
Menurutnya, sudah dari hari Senin banyak penukar uang, bahkan lebih banyak penukar uang di hari Senin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dolarindo-money-changer-yang-terletak-di-jalan-otto-iskandar-dinata_20180906_175147.jpg)