Asian Games 2018

Hanifan Hobi Balap Drag, Sang Ibu Sempat Khawatir

Sebelum fokus menekuni silat, Hanifan Yudani Kusumah sempat menjajaki berbagai olahraga. Dia sempat membuat ibunya deg-degan karena hobi drag race di

Hanifan Hobi Balap Drag, Sang Ibu Sempat Khawatir
TRIBUN JABAR / MUMU MUJAHIDIN
Hanifan Yudani Kusumah disambut kedua orangtuanya di kediamannya Jalan Pasir Kerenceng RT 03/07 Kampung Mulyasari, Desa Cincin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (3/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Sebelum fokus menekuni silat, Hanifan Yudani Kusumah sempat menjajaki berbagai olahraga. Dia sempat membuat ibunya deg-degan karena hobi drag race di Brigif Cimahi.

"Dia pernah balap motor, setiap hari Sabtu-Minggu ke Brigif, kan membuat hati saya kuay-kuay (deg-degan). Akhirnya dia berhenti setelah mendapat peringkat ketiga dan menyerahkan hadiahnya Rp 500 ribu ke saya," ujar ibu Hanifan Dewiyanti Kosasih di kediamannya, Senin siang (3/9/2018).

Belum banyak yang tahu kalau sebelum berprestasi di dunia silat, Hanifan sempat berprestasi di dunia balap motor. Sang ibu menuturkan Hanifan lahir dari keluarga olahragawan, sehingga sebelum menekuni silat, Hanifan gemar mengikuti berbagai jenis olahraga.

Hanifan gemar balap sepeda motor di Brigif Cimahi, futsal, renang, bahkan anak bungsunya tersebut merupakan penggemar berat Persib.

Enam Kades di Purwakarta Diberhentikan, Lima di Antaranya Karena Nyaleg

Siapkan Sarjana Ulama Zaman Now, UIN Bandung Bangun Rumah Al-Quran

"Saya lebih demokratis dan tidak pernah memaksakan sesuatu kepada dia, baik dalam hal akademik maupun lainnya. Saya tinggal memberikan pandangan kelebihan dan kekurangan olahraga yang dia gemari dan mana yang dia minati," katanya.

Dewiyanti mengenal anaknya sangat sederhana dan patuh terhadap orangtua. Tapi, di sisi lain Hanifan juga kadang manja dan mandiri di mata sang ibu. Dia mengaku sangat dekat dengan anaknya.

"Dia sangat dekat dengan ibu-bapaknya dan kakaknya, dia sering ngobrol, kami sudah kayak teman. Dia mau mendengarkan dan mau mempertimbangkan apa yang menjadi masukan kami," katanya.

Dewiyanti sangat senang dan bangga terhadap prestasi anaknya tersebut. Dirinya berpesan agar Hanifan tidak terlena atas prestasi yang didapatnya saat ini.

"Simpanlah prestasi di dalam laci dan kunci rapat kembali. Setelah itu biasa lagi berlatih kembali seperti yang lain jangan bawa embel-embel juara yang telah lalu," katanya.

Menurutnya prestasi yang diraih oleh anaknya merupakan ujian bagi anaknya. Dirinya selalu berpesan agar silat dijadikan hobi yang menyenangkan, sehingga Hanifan menjalaninya dengan senang dan enjoy.

"Tetaplah menjadi diri Hanif sendiri. Dengan diberikan ujian bahagia ini menurut saya lebih berat karena bisa saja kita lalai dan sebagainya. Tidak menjadi orang yang takabur mudah-mudahan tidak menjadi orang yang gelap mata," katanya.

Pria Tua ini Tega Mencabuli Murid Mengaji Istrinya

TN dan NT Dijanjikan Pekerjaan Bergaji Besar, Ternyata Ditipu dan Dibuatkan Identitas Palsu

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved