Pilwalkot Bandung

Oded M Danial-Yana Mulyana Unggul Telak di Pilwalkot Bandung

Terlebih dengan adanya komunikasi dari para paslon yang menjadikan pilwalkot Bandung berjalan dengan baik.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Cipta Permana
Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Alimubarok, saat ditemui seusai proses rekapitulasi hasil perhitungan suara calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat serta calon wali kota dan wakil wali Kota Bandung Tahun 2018 di The Papandayan Hotel, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Kamis (5/7/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pasangan Oded M Danial-Yana Mulyana segera menjabat sebagai wali kota dan wakil wali Kota Bandung yang baru untuk periode 2018-2023.

Hal tersebut seiring dengan penetapan hasil rekapitulasi perhitungan suara Pilkada serentak di Kota Bandung yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Kamis (5/7/2018) malam.

Dalam hasil rekapitulasi perhitungan tersebut, pasangan calon (paslon) urut 3 menempati posisi pertama, dengan perolehan hasil 634.682 suara.

Disusul paslon nomor urut 2, Yossi Irianto-Aries Supriyatna dengan raihan 330.730 suara lalu paslon nomor urut 1, Nurul Qomaril Arifin- hairul Yaqin Hidayat sebanyak 314.418 suara.


Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Alimubarok mengatakan, perolehan hasil tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi perhitungan pada 1.305.872 surat suara yang terdapat di 30 kecamatan di Kota Bandung.

Sebanyak 1.266.830 surat suara dinyatakan sah dan 39.042 surat suara tidak sah.

Dari jumlah tersebut, sekitar 50 persen warga memilih Oded M Danial-Yana Mulyana untuk menempati pucuk pimpinan baru di Pemerintahan Kota Bandung.

"Dari 1,6 juta daftar pemilih tetap, sebanyak 1,3 juta atau 76 persen warga yang telah menggunakan hak pilihnya secara baik dan sekitar 300 ribuan yang tidak memilih atau golput dalam Pilwakot Bandung 2018," ujarnya saat di temui di Kantor KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Jumat (6/7/2018).

Owi/Butet Menang, Indonesia Pastikan Satu Tempat di Final Ganda Campuran Indonesia Terbuka

Diprediksi Tampil Sebagai Starter, Kiper Persib Persiapkan Hal Ini Jelang Laga Kontra PSIS Semarang

Rifqi Alimubarok menambahkan, dengan selesainya proses rapat pleno rekapitulasi suara Pilwakot 2018 ini, tahapan selanjutnya adalah penetapan calon terpilih.

"Untuk penetapan pleno calon terpilih akan dilakukan tiga hari setelah penetapan hasil rekapitulasi. Dalam tiga hari tersebut, kita menunggu apakah ada yang mengajukan gugatan ke MK (Mahkamah Konstitusi) atau tidak, terhitung mulai hari ini," ucapnya.

Rifqi Alimubarok menilai bahwa pelaksanaan Pilkada serentak di Kota Bandung telah berjalan lancar, kondusif, aman dan terkendali.

Terlebih dengan adanya komunikasi dari para paslon yang menjadikan pilwalkot Bandung berjalan dengan baik.


"Pasangan calon baik yang unggul atau belum terus melakukan komunikasi dan silaturahmi, ini yang patut kita apresiasi karena keteladanan paslon dapat dijadikan acuan dan contoh bagi tim pendukung, para relawan, dan masyarakat Kota Bandung pada umumnya. Intinya walaupun ada dinamika, tapi mereka tetap menjaga kebersamaan yang merupakan budaya dan karakter politik di Kota Bandung," ujar Rifqi.

Disinggung terkait perbandingan tingkat partisipasi masyarakat terhadap Pilkada 2018 dengan even serupa sebelumnya, menurutnya, tahun ini mengalami perbaikan dan peningkatan jumlah partisipasi masyarakat. 

Hal tersebut disebabkan oleh adanya kesadaran masyarakat untuk dapat memilih pemimpin yang akan membawa nasib mereka untuk lima tahun mendatang 

"Tahun ini ada peningkatan partisipasi masyarakat dibanding periode sebelumnya di tahun 2013. Pada waktu itu partisipasi masyarakat pada pilkada sekitar 60 persen dan yang golput sebanyak 40 persen, jadi ada perbaikan yang positif," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved