Selasa, 19 Mei 2026

Tetap Terlihat Cantik di Usia 40 Tahun, Begini Transformasi Cut Tari dari Dulu hingga Sekarang

Ada satu hal yang membuat publik mengelu-elukan sosok Cut Tari. Ya, soal kecantikannya yang seolah tak pudar.

Tayang:
Penulis: Indan Kurnia Efendi | Editor: Mas Kisdiantoro
instagram/cuttaryofficial
Transformasi Cut Tari 

TRIBUNJABAR.ID - Siapa tak kenal Cut Tari? Artis kelahiran Jakarta, 1 November 1977 ini sudah lama malang melintang di dunia hiburan Tanah Air. Pengalamannya pun tak perlu diragukan lagi.

Sepanjang menjadi seorang entertainer, Cut Tari pernah menjajal dunia model, sinteron, hingga presenter acara televisi.

Karier perempuan asal Aceh ini bermula ketika ia mengikuti pemilihan GADIS Sampul 1991 di usia 13 tahun. Diketahui, Cut Tari memang sudah senang difoto sejak kecil, maka ajang ini pun tak dilewatkan begitu saja olehnya.

Setelah itu, tawaran dari berbagai merek produk kecantikan pun mulai menghampiri.

Nasib aktris yang mempunyai tinggi badan 1.63 sentimeter ini semakin mujur ketika menjadi bintang tamu di sinetron komedi Dongeng Langit. Kala itu ia diajak oleh aktor Harry de Fretes.

Pascaterjun ke dunia akting tawaran untuk membintangi sinetron pun muncul. Cut Tari main di sinetron Sisi-sisi Dunia tahun 1993.

Memang, saat itu perannya bukan sebagai pemeran utama, melainkan jadi peran pembantu.

Namun siapa sangka, justru itulah awal bersinarnya karier Cut Tari sebagai seorang bintang sinetron.

Hingga saat ini, lebih dari 25 judul sinetron sudah ia bintangi. Mulai dari Tersanjung 6, Cinta Intan, hingga Nabil & Nabila.

Tak cukup jadi bintang sinetron, Cut Tari melebarkan sayap menjadi presenter infotainment dan talk show.

Berbicara soal asmara, perempuan yang akrab disapa Ully ini melabuhkan hatinya kepada seorang pria bernama Johannes Yusuf Subrata. Keduanya menikah pada 2004.

Namun, rumah tangga mereka hanya bertahan selama sembilan tahun.

Johannes melayangkan surat gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Timur Desember 2013.

Berdasarkan penjelasan Johannes, ia menceraikan sang istri karena ketidakcocokan yang kemudian membuat rumah tangga keduanya tidak harmonis.

"Enggak ada apa-apa, namanya perkawinan, pernikahan, ada yang kurang cocok, ada yang cocok," kata Johannes, Sabtu (4/1/2014) silam, mengutip dari Kompas.com.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved