Wisatawan Diselamatkan Nelayan Setelah Hampir Tenggelam di Pantai Santolo
Diakui Tri, banyak wisatawan yang nakal karena tetap berenang di pantai. Padahal larangan untuk berenang sudah terpasang.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Seorang wisatawan Pantai Santolo hampir menjadi korban tenggelam. Beruntung wisatawan itu bisa diselematkan nelayan yang pulang melaut.
Kasatpolair Polres Garut, AKP Tri Andri, mengatakan seorang wisatawan yang hampir tenggelam itu kini sudah ditangani. Korban atas nama Deden (17), pada pukul 07.00 berenang bersama empat rekannya.
"Saat sedang bermain air tiba-tiba mereka terbawa arus ombak. Empat dari lima pengunjung bisa berenang dan menyelamatkan diri. Sedangkan satu lagi tidak bisa berenang," kata Tri saat dihubungi, Senin (18/6/2018).
Baca: Presenter Olahraga Ini Banjir Kritikan Gara-gara Pamer Foto Pakai Stocking Sambil Bebersih Rumah
Baca: Menelisik Misteri Ular Putih Raksasa di Goa Manggarai, Istana Ular di Sudut Nusa Tenggara Timur
Korban yang berasal dari Desa/Kecamatan Talegong, Garut itu bisa diselamatkan nelayan. Badan korban sudah terseret arus pantai selatan yang dikenal sangat besar.
Sepanjang libur lebaran, Tri menyebut jumlah wisatawan ke pantai selatan Garut mencapat ratusan ribu. Pihaknya bersama Basarnas Bandung juga terus melakukan patroli.
Diakui Tri, banyak wisatawan yang nakal karena tetap berenang di pantai. Padahal larangan untuk berenang sudah terpasang.
"Peringatan juga terus kami sampaikan agar mereka bisa menjaga keselamatan. Kami tidak bisa terus memantau setiap wisatawan karena personel yang terbatas," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/seorang-wisatawan-yang-hampir-tenggelam-di-pantai-santolo_20180618_094841.jpg)