Penjabat Wali Kota Bandung Minta Gerombolan Bermotor Jangan Bangunkan Macan Tidur
Dulu zaman Pak Iwan Bule (Irjen Pol Mochamad Iriawan) ada instruksi tembak di tempat. Jadi jangan mancing-mancing lah," kata Solihin.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penjabat Wali Kota Bandung, Mohamad Solihin meminta seluruh aparatur sipil di lingkungan Pemkot Bandung, selalu siap menjaga lingkungan dari setiap gangguan termasuk aksi anarkis dan teroris.
Hal itu menyusul adanya aksi anarkis gerombolan bermotor di Jalan Bima, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung yang menyebabkan seorang warga mengalami luka bacok, Minggu (20/5/2018) malam.
"Gerombolan ini kan pasti berkumpul di satu tempat, tapi bisa juga datang dari luar Kota Bandung. Jadi dalam hal ini diperlukan komunikasi dan koordinasi yang baik antara masyarakat dengan aparat kewilayahan," ujar Solihin saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (21/5/2018).
Baca: Hati-hati Bila Makan Mangga! Tiga Orang Ini Tewas Setelah Makan Mangga Bekas Gigitan Kelelawar
Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, Solihin menilai tindak kriminal seperti itu tidak akan terjadi. Sebab sebelum gerombolan tersebut 'berkeliaran' sebelumnya sudah mampu diantisipasi oleh aparat kewilayahan maupun petugas berwajib.
4 Mantan Persib Bandung Jadi Pilar PSM Makassar Saat Hadapi Pangeran Biru https://t.co/4oBqCcCRRO via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 21, 2018
Bahkan, Ia meminta siapa pun yang akan berulah di Kota Bandung agar kembali berpikir ulang. Terlebih saat ini kondisi keamanan tengah sensitif pascaaksi teror yang terjadi di sejumlah daerah.
"Saya sudah meminta untuk ada tindakan tegas. Kalau sekarang ini kan seperti membangunkan macan tidur. Dulu zaman Pak Iwan Bule (Irjen Pol Mochamad Iriawan) ada instruksi tembak di tempat. Jadi jangan mancing-mancing lah," kata Solihin.
Belaian Terakhir untuk Adara di Liang Lahat, Ini 4 Fakta Mengharukan Pemakaman Istri Rasyid Rajasa https://t.co/8kp7lDGWFP via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 21, 2018
Solihin juga mengimbau, agar warga tidak terpancing dan tidak melakukan tindakan balasan jika gerombolan bermotor tersebut telah diungkap aparat berwajib. Ia meminta warga tetap menjaga kondusivitas dan melaporkan segala tindakan mencurigakan, kriminalitas, anarkis dan teror pada aparat kewilayahan atau aparat berwajib
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/insiden-di-jalan-bima_20180521_175724.jpg)