Jumat, 17 April 2026

Pemkot Bandung Siapkan Ruang Isolasi di RSUD Jika Ada Warga Terkena Super Flu

Pemkot Bandung bakal menyiapkan ruang isolasi di rumah sakit jika ada warga Kota Kembang yang terkonfirmasi terkena super flu.

Istimewa
RUANG ISOLASI - Ilustrasi ruang isolasi. Pemkot Bandung bakal menyiapkan ruang isolasi di rumah sakit jika ada warga Kota Kembang yang terkonfirmasi terkena super flu. 
Ringkasan Berita:
  • IDI Jabar mencatat ada 10 warga di Jawa Barat yang terinfeksi virus influenza H3N2 subclade K 
  • Pemkot Bandung bakal menyiapkan ruang isolasi di rumah sakit jika ada warga Kota Kembang yang terkonfirmasi terkena super flu
  • Pemkot Bandung bersama Dinas Kesehatan Kota Bandung melakukan pengamatan dengan sangat seksama
  • Wali Kota Bandung memastikan hingga saat ini belum ada warga Kota Bandung yang terkena super flu tersebut 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung bakal menyiapkan ruang isolasi di rumah sakit jika ada warga Kota Kembang yang terkonfirmasi terkena virus influenza (H3N2) subclade K atau yang kerap disebut super flu.

Seperti diketahui, IDI Jabar mencatat ada 10 warga di Jawa Barat yang diketahui terinfeksi virus influenza H3N2 subclade K setelah menjalani pemeriksaan lanjutan dengan menggunakan metode whole genome sequencing.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan terkait ancaman super flu tersebut, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kota Bandung akan mengamati dengan sangat seksama.

"Apabila memang ada yang terindikasi mengidap super flu di Kota Bandung, kita sudah siapkan di RSUD tempat isolasi yang sangat baik," ujar Farhan di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (7/1/2026).

Namun Farhan memastikan hingga saat ini belum ada warga Kota Bandung yang terkena super flu tersebut.

Tetapi, upaya pencegahan akan dilakukan dengan cara melakukan screening.

Baca juga: Virus Super Flu Terdeteksi di Jabar, Dinkes Kota Bandung Ambil Sampel Pasien Influenza

"Screening-nya di puskesmas dan di rumah sakit, apabila ada keluhan flu, itu akan kita waspadai. Kalau itu (penggunaan masker), harus dari Kementerian Kesehatan. Kita enggak boleh bicara soal pengendalian pandemi, itu mesti di Kementerian Kesehatan," ucap Farhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, mengatakan pihaknya sudah ditugaskan untuk megambil sampel dari pasien-pasien yang diduga terkena influenza.

"Kemudian sampel itu dikirim ke Kementerian Kesehatan di Kementerian Kesehatan diperiksa dengan alat yang canggih Kemudian di feedback-an. Untuk virus super flu ini belum ada feedback dari Kementerian Kesehatan," ujarnya beberapa waktu lalu.

Pihaknya juga memastikan hingga saat ini belum menerima laporan dari puskesmas terkait adanya warga Kota Bandung yang terkena super flu tersebut, meskipun kasusnya sudah masuk ke wilayah Jawa Barat.

"Kota Bandung belum terinformasikan ada orang terkena super flu," kata Sony. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved