Warga Kelurahan Cibadak Mulai Putus Asa Hadapi Banjir

Ratusan rumah yang teremdam banjir setinggi dua meter menyebabkan perabot rumah tangga termasuk kasur ikut teremdam.

Penulis: Tiah SM | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Tiah SM
Tim Gober (Gorong-gorong dan Kebersihan) kerja bakti bersihkan lumpur dan sampah pascabanjir di Kelurahan Cibadak Kecamatan Astanaanyar, Minggu (22/04/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pascabanjir di RW 07 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, tim Gober (Gorong-gorong dan Kebersihan) kerja bakti membersihkan lumpur dan sampah, Minggu (22/04/2018).

Ratusan rumah yang teremdam banjir setinggi dua meter menyebabkan perabot rumah tangga termasuk kasur teremdam.

Tak hanya tim Gober tapi anggota PKK Kelurahan Cibadak dipimpin Tati Iwa Kartiwa ikut bersihkan lumpur dan sampah yang menumpuk di Gang.

Tati minta kepada warga agar bersabar menghadapi musibah banjir, namun warga menjawab sudah aral (putus asa), hadapi banjir.

"Sudah aral Bu, cape setiap hujan selalu banjir, sejak Pagarsih diperbaiki," ujar warga serempak.

Sementara itu Ketua RT 02, Atik, mengeluhkan banjir yang semakin besar sejak ada tol Pagarsih. Padahal sebelum ada tol Pagarsih banjir hanya sebatas lutut. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved