Rabu, 15 April 2026

Miras Oplosan Maut

VIDEO: Wakapolri Komjen Pol Syafruddin Saat di Rumah Peracik Miras Oplosan Maut di Cicalengka

FENOMENA miras oplosan, menurut Waka Polri Komjen Syafruddin merupakan fenomena yang terjadi secara sporadis dan bersamaan.

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jumlah 45 korban jiwa akibat minuman keras (miras) oplosan rupanya hanya di Kabupaten Bandung saja.

Sementara itu, jumlah korban miras oplosan di seluruh Indonesia lebih dari dua kali lipat jumlah tersebut, yaitu mencapai 112 korban.

Fenomena miras oplosan, menurut Waka Polri Komjen Syafruddin merupakan fenomena yang terjadi secara sporadis dan bersamaan.

Kecamatan Cicalengka, lanjutnya, bukan lokasi awal kemunculan kasus miras oplosan, melainkan lokasi tercepat munculnya kasus tersebut.

‎Produksi racikan minuman keras yang diotaki Samsudin Simbolon (50) berdampak luas hingga menewaskan 45 orang di Kabupaten Bandung.

Ironisnya, korban kebanyakan warga miskin.

Sejak dua tahun terakhir, Samsudin bersama istrinya, Hamciak Manik di rumahnya di Jalan Raya Bypass memproduksi minuman racikan tersebut di sebuah bunker berukuran 40 meter persegi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved