Bikin Merinding, Konser Burgerkill dalam Format Orkestra Sukses Catat Sejarah Baru
Konser yang bertajuk DCDC x Hellshow Killchestra di Sabuga itu benar-benar telah menjadi torehan sejarah baru bagi musik metal seantero Asia.
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Dedy Herdiana
Lagu-lagu itu adalah Pledge to Fight, Integral, Undefeated, Air Mata Api, dan Atur Aku yang sekaligus menutup konser DCDC x Hellshow Killchestra.
Konser DCDC x Hellshow Killchestra merupakan bagian gelaran dari Hellshow yang memasuki tahun kelima.
Konser kali ini menyuguhkan penampilan yang sangat istimewa dari Burgerkill karena mengusung format orkestra dengan menyuguhkan sejumlah lagu yang mereka rekam di Praha dengan memadukan unsur orkestra beberapa waktu lalu.
Di konser yang terselenggara atas kerjasama DjarumCoklatDotCom (DCDC), ATAP Promotions, dan Burgerkill, band yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah musik metal dunia ini menampilkan hasil garapan dan rekaman orkestra untuk beberapa lagu yang dilakukan di Praha dengan menggandeng komposer handal tanah air, Alvin Witarsa, yang dipercaya menggarap lagu-lagu mereka dalam partitur musik orkestra.
Menurut gitaris Burgerkill, Ebenz, ide ini muncul dan direalisasikan dari hasil komunikasi dan kerja sama antara DCDC dan Burgerkill.
Sebagaimana diketahui DCDC dikenal selalu memberikan dukungan nyata terhadap band-band yang memiliki hasrat dan misi untuk penetrasi ke dunia internasional yang diwadahi dalam program DCDC Dream World.
Burgerkill dan tim DCDC Killchestra kemudian terbang ke Praha, sebagai salah satu negara yang memiliki kualitas alat dan performa orkestra terbaik di dunia untuk melakukan sesi rekaman.
DCDC x Hellshow Killchestra akan menjadi panggung pertama Burgerkill menampilkan musik mereka dalam format orkestra sekaligus membuat sejarah baru sebagai band metal di Indonesia bahkan Asia yang menampilkan konser live dengan memadukan unsur orkestra.
"Konsep Hellshow kali ini memang lebih ekslusif, ini (konser metal dengan orkestra) pertamakali digelar di Sabuga dan langsung dengan format orkestra (Pertimbangan Sabuga) karena konsep akustik (untuk orkestra) dan soundnya bagus," tutur Ebenz sebelum pertunjukan belum lama ini.
Sang vokalis, Vicky, menambahkan bahwa di Hellshow ini, Burgerkill juga membawakan single terbaru mereka yang belum pernah dibawakan secara live sebelumnya. Single ini sudah beredar dalam album yang dirilis akhir pekan lalu.
"Selain menampilkan single terbaru, kami membawa kejutan-kejutan lainnya bagi komunitas dan fans kami," katanya.
Sementara pihak DCDC yang diwakili Agus Dhani H, mengatakan bahwa konser DCDC x Hellshow Killchestra merupakan sebuah spirit atau semangat yang diberikan pihak DCDC untuk Burgerkill, dan ke depannya, tidak menutup kemungkinan untuk band-band lain.
Ini, kata Dhani, merupakan salah satu bentuk semangat pertemanan yang diusung DCDC dengan band-band yang satu frekuensi, termasuk Burgerkill.
"DCDC semakin hari semakin banyak terlibat, banyak masukan ide, movement dan lain-lain, termasuk media engagement. DCDC x Hellshow Killchestra merupakan salah satu bentuk output pertemanan ini, Burgerkill sangat layak ditempatkan di acara ini," kata Dhani.
Menurut Dhani, Burgerkill sudah layak membuat sejarah baru di blantika musik metal Tanah Air dan internasional. Selain Metallica yang pernah berkolaborasi dengan format orkestra dalam konser live mereka, menurut Dhani, mungkin baru Burgerkill sebagai band metal kedua yang turut menjejakinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/burgerkill-konser-orkestra-1_20180416_164211.jpg)