Tragis! Cairan Infus Tertukar dengan Formalin, Pasien Perempuan Ini Kejang dan Akhirnya Meninggal
Sebuah kejadian malapraktik yang tragis terjadi di sebuah rumah sakit di Rusia. Gara-gara salah mengambil kantong infus . . .
TRIBUNJABAR.ID, ULYANOVSK - Sebuah kejadian malapraktik yang tragis terjadi di sebuah rumah sakit di Rusia.
Gara-gara salah mengambil kantong infus dan tertukar dengan cairan formalin, seorang pasien perempuan meninggal dunia.
DIkutip Tribunjabar.id dari KOMPAS.com yang melansir dari Daily Mail, Ekaterina Fedyaeva (27), menjadi pasien di rumah sakit di kota kelahirannya, Ulyanovsk, dan bermaksud menjalani sebuah operasi.
Namun saat operasi, staf rumah sakit salah memberikan kantong cairan untuk infus, yang seharusnya memberikan cairan saline ternyata tertukar dengan formalin.
Baca: Sadis! Perempuan Ini Bunuh 2 Anaknya yang Masih Bayi, Lalu Dimasukkan ke Freezer
Baca: Miras Oplosan Maut Itu Dijual Hanya Seharga Rp 20 Ribu per Botol
Cairan saline yang merupakan larutan campuran natrium klorida atau garam dengan air, tertukar dengan larutan formalin yang biasa digunakan untuk mengawetkan dan mencegah pembusukan pada jenazah.
Akibat kesalahan tersebut, Ekaterina mengalami rasa sakit yang luar biasa dan mengalami kejang selama dua hari sebelum akhirnya jatuh koma.
Ekaterina sempat mengalami beberapa kali gagal jantung sehingga harus dipasangi alat penunjang kehidupan agar tetap hidup.
Setelah Dicap Pebinor, Kini Billy Syahputra Kepepet Butuh Duit Sampai Jual Barang Berharga Ini https://t.co/6qAKavDm8N via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 9, 2018
Sang suami, Igor dan ibunya Galina Baryshnikova menemani Ekaterina selama dirawat di rumah sakit.
"Kakinya terus bergetar, tubuhnya kejang dan seluruh tubuhnya gemetaran seperti menggigil. Saya bahkan sampai tidak bisa menggambarkannya," kata Galina.
"Tidak ada dokter yang datang untuk melihat kondisinya walaupun dia sudah sadar dari bius," tambahnya.
Galina menyebut putrinya merasakan sakit yang sangat parah pada bagian perutnya dan muntah-muntah.
Setelah operasi kondisi Ekaterina terus menurun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/perawat-dan-infus_20180409_194732.jpg)