Sopir Diduga Mabuk, Angkot yang Ditumpangi Wanita Hamil Hantam Truk hingga Terguling
Parahnya di dalam angkutan tersebut ada sejumlah penumpang, yang salah satunya adalah ibu yang tengah hamil tua.
Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin
TRIBUNJABAR.ID, ARJASARI - Sebuah angkutan umum jurusan Banjaran-Tegallega terguling setelah menabrak sebuah truk yang melaju dari arah berlawanan, di Jalan Raya Banjaran, Desa Lebakwangi, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Senin (19/3/2018).
Parahnya di dalam angkutan tersebut ada sejumlah penumpang, yang salah satunya adalah ibu yang tengah hamil tua.
Seorang security PT Superbtex, Sudarmi (62) menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 10.10. Saat dirinya berjaga di pos depan gerbang perusahaan. Tiba-tiba Sudarmi dikagetkan oleh suara hantaman kencang dari arah jalan raya tersebut.
Baca: Mantan Pegawai First Travel Sebut Umrah Syahrini juga Dibiayai
Baca: DTS Ditangkap Polisi Gara-gara Asal Pasangkan Cincin ke Jari Wanita
"Pas saya cek mobil angkot sudah terguling menyilang di tengah jalan. Saya langsung telepon polisi dan mengamankan lalulintas, kalau korban sudah banyak yang nolong soalnya," tuturnya di lokasi tadi siang.
Menurutnya, angkot berpenumpang ibu hamil tersebut datang dari arah Bandung menuju Banjaran, sementara truk datang dari arah berlawanan.
Angkot bernomor polisi D 1967 ZH tersebut melaju agak ke tengah dengan kencang dan tiba-tiba hilang kendali kemudian menghantam sebuah truk.
Dikatakan Sudarmi kemungkinan penyebabkan kecelakaan tersebut, sang supir mengantuk atau terpengaruh obat dan atau minuman keras.
Baca: Di Pasar Tradisional, Deddy Mizwar Ungkap Sejumlah Hal yang Dibutuhkan Sektor Pertanian
"Kalau lihat di lokasi kayaknya angkot terlalu ke tengah, soalnya truknya enggak apa-apa malah angkotnya yang hancur dan terguling. Kalau truk hanya keluar badan jalan dan langsung berhenti. Kayaknya supir angkotnya ngantuk atau mabuk," katanya.
Pascakecelakaan tersebut warga dan para pengendara langsung berhenti untuk menolong para korban yang ada di dalam angkot tersebut.
Penumpang angkot tersebut berjumlah 4 orang, di antaranya, anak sekolah, dua orang dewasa dan seorang perempuan yang tengah hamil tua. Semua korban termasuk sang sopir langsung dibawa ke Puskesmas Nambo dan RS Al Ihsan menggunakan ambulan.
Baca: Sangat Berbahaya tapi Ternyata Curug Teko Tak Berizin sebagai Destinasi Wisata
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sebuah-angkutan-umum-jurusan-banjaran-tegallega-hancur-di-bagian-depannya-setelah-menghantam-truk_20180319_153149.jpg)