Jumat, 8 Mei 2026

Ada Penertiban Lahan PT KAI di Jalan Kebon Kawung, Ini Harapan Warga

Penertiban lahan milik PT KAI di Jalan Kebon Kawung, dekat Stasiun Bandung diklaim merupakan bagian. . .

Tayang:
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribun Jabar/Yongky Yulius
PT KAI Daop 2 Bandung, menertibkan lahan miliknya yang tadinya disewa seorang pengusaha, di Jalan Kebon Kawung, dekat Stasiun Bandung, Selasa (6/3/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penertiban lahan milik PT KAI di Jalan Kebon Kawung, dekat Stasiun Bandung diklaim merupakan bagian dari upaya revitalisasi dalam rangka meningkatkan layanan Stasiun.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Joni Martinus, menjelaskan hal itu saat ditemui di lokasi penertiban lahan.

Sebelumnya diberitakan, PT KAI Daop 2 Bandung menertibkan lahan miliknya yang tadinya disewa seorang pengusaha.

Lahan yang semula dijadikan pom bensin itu berlokasi di Jalan Kebon Kawung, dekat Stasiun Bandung, Kota Bandung, Selasa (6/3/2018) pagi.

Saat ditanya oleh wartawan, apakah nantinya lahan itu akan disewakan kepada pengusaha besar yang akan menjadikannya mal atau hotel, Joni, mengatakan, keputusan ada di Direksi PT KAI.

"Keputusan tergantung direksi. Paling tidak kemungkinan dalam rangka meningkatkan layanan Stasiun Bandung. Aset tergantung direksi. Optimalisasi aset itu ada di direksi. Kebijakan direksi, (saya) belum bisa memastikan," ujarnya.

Sementara itu, beberapa warga pengguna layanan Stasiun Bandung atau penumpang layanan kereta api, mengaku kurang setuju jika lahan itu dijadikan mal atau hotel.

"Karena di sekitar sini juga sebetulnya sudah banyak hotel atau mal. Jadi saya kurang setuju. Tapi, kalau memang mal atau hotelnya betul-betul untuk meningkatkan pelayanan, ya mungkin bagus juga," kata Yoga Wicaksono (25) warga Kecamatan Jakasetia, Bekasi, saat ditemui Tribun Jabar di Stasiun Bandung, Selasa (6/3/2018).

Senada, Rusli (25), warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengatakan, jika dibangun hotel atau mal, Jalan Kebon Kawung di depan Stasiun Bandung kemungkinan akan macet lebih parah.

"Sebelum dibangun mal atau hotel saja, jalan di depan kan sudah macet. Kalau dibangun itu kemungkinan akan tambah macet," kata Rusli saat ditemui Tribun Jabar di Stasiun Bandung.

Rusli dan Yoga, sama-sama setuju jika lahan yang sudah ditertibkan itu dijadikan lahan parkir mobil atau motor.

"Iya di sini kan lahan parkirknya agak susah. Di dalam stasiun juga cukup penuh. Jadi bagus juga kalau misal dijadikan lahan parkir," kata Yoga.

Keduanya berharap, apapun keputusan PT KAI, lahan itu harus digunakan untuk meningkatkan layanan Stasiun Bandung.

Pantauan Tribun Jabar, lahan dari bekas pom bensin sebetulnya hanya memiliki luas sekitar 80 X 50 meter saja.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved