Banjir di Kabupaten Bandung
Buruh Pabrik Berjalan Terjang Banjir Jalan Raya Dayeuhkolot Saat Jam Pulang
Waktu menunjukan pukul 12.30 WIB, ratusan perempuan buruh pabrik terlihat berhamburan ke luar dari beberapa pabrik garmen di sekitar . . .
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Waktu menunjukan pukul 12.30 WIB, ratusan perempuan buruh pabrik terlihat berhamburan ke luar dari beberapa pabrik garmen di sekitar Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.
Beberapa perempuan buruh pabrik itu terlihat menggulung celananya sampai ke betis atau lutut.
Selain itu, sebagian dari mereka juga terlihat tak mengenakan alas kaki.
Alas kaki seperti sandal atau sepatu tampak dipegang bersama dengan tas.
Baca: Michelle Azista Pun Belajar ke Thailand Soal Spirulina, Kini Bisnis Spirulina untuk Konsumsi Manusia
Ya, hal itu dilakukan karena di Jalan Raya Dayeuhkolot, banjir masih menggenang setinggi mata kaki hingga paha orang dewasa mulai dari Balai Besar Pulp da Kertas sampai ke Metro Garment.
Sembari berbincang satu sama lain, perempuan buruh pabrik itu terlihat berjalan, menerjang banjir.
Mereka tak terlihat memperlambat jalan.
Setelah Maia Estianty Viralkan Video Pelakor, Mulan Jameela Unggah Foto yang Samaan, Netter Heboh https://t.co/KEySHwTT8n via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) February 24, 2018
Jalan kakinya terlihat cepat, seolah tak ada air berwarna cokelat yang menghadangnya.
Mereka pun seolah tak peduli celananya basah.
Sampai di depan kantor Balai Besar Pulp dan Kertas, jalan sudah tak digenangi air banjir lagi.
Beberapa buruh itu langsung menaiki angkot, ojek, atau jemputan yang sudah menunggu.
Perempuan buruh pabrik Pro Garment, Yuyun Yunengsih (36) dan Risma (25), mengatakan, Sabtu memang mereka diwajibkan untuk tetap masuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/banjir-buruh-pabrik-garmen-di-sekitar-jalan-raya-dayeuhkolot-kabupaten-bandung_20180224_185722.jpg)