Kehidupan Serba Mewah Napi Al-Qaeda Ini di Penjara Guantanamo

Alih-alih disiksa, mantan anggota kelompok Al Qaeda itu menjalani hari-harinya laksana penguasa.

Editor: Isal Mawardi
La República
Ahmed al Darbi 

TRIBUNJABAR.ID - Kehidupan Ahmed al Darbi tidak seperti tahanan lainnya ketika berada di penjara Teluk Guantanamo, Kuba.

Alih-alih disiksa, mantan anggota kelompok Al Qaeda itu menjalani hari-harinya laksana penguasa.

Seperti dilansir Miami Herald via New York Post Minggu (11/2/2018), Darbi menerima segala pelayanan kelas satu di Guantanamo.

Darbi tidak hanya tinggal di sel yang luas dan nyaman, namun juga mendapat berbagai peralatan elektronik.

Di antaranya laptop pribadi, DVD, PlayStation 3, dan cat air untuk memuaskan hobi melukisnya.

Baca: Dalam Sepekan Ada Dua Kali Kejadian Orang Jatuh ke Sumur, Kepala Damkar Imbau Begini

Darbi juga menerima layanan streaming drama situasi komedi Amerika Serikat (AS), Arrested Development.

Dia juga mendapat perangkat lunak Rosetta Stone untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris-nya.

Tidak hanya itu, Darbi juga bisa memakan, atau memasak apapun yang dia suka, seperti Oreo, atau memasak domba, ayam, dan kelinci.

Lantas, apa yang diperbuat Darbi sehingga dia bisa menerima segala pelayanan mewah seperti itu?

Diwartakan Miami Herald, berbagai fasilitas itu diberikan sebagai imbalan atas kesaksian pria 42 tahun tersebut.

Sebelumnya, dia ditangkap setelah menjadi pelaku peledakkan terhadap kapal tanker berbendera Perancis, Limburg, pada 6 Oktober 2002.

Baca: Miris! Tumor Ganas Menyebabkan Dede Putus Sekolah Hingga Tidak Dapat Berjalan

Saat itu, kapal yang membawa 397.000 barel minyak mentah tersebut tengah berada di Teluk Aden, Yaman, ketika Al Qaeda menanam TNT di lambungnya.

Akibat insiden itu, seorang kru kapal asal Bulgaria, Atanas Atanasov tewas, dan 12 orang lainnya terluka.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved