Sabtu, 11 April 2026

Surat Edaran Pencabutan Status KLB Campak di Asmat Viral, Netizen: BEM UI Belum Berangkat Loh

Tim medis itu baik dari Dinas Kesehatan Amsat, Satgas kesehatan, atau medis yang diperbantukan untuk Asmat.

Editor: Ravianto
ACT
Bantuan pangan berhasil disalurkan Tim Emergency Response ACT di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua. Bantuan ini sebagai bentuk respon cepat atas kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk yang melanda beberapa distrik di Kabupaten tersebut. 

TRIBUNJABAR.ID, AGATS -  Bupati Kabupaten Asmat, Elisa Kambu, merilis surat pencabutan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Asmat, Senin (5/2/2018).

Dalam surat resmi itu Elisa menyatakan mencabut status KLB yang terjadi di Asmat.

Hal ini berdasarkan laporan perkembangan tindakan medis dari beberapa tim medis.

Tim medis telah melakukan pelayanan kesehatan kepada pasien penderita campak dan gizi buruk.

Surat pencabutan status KLB Asmat ditandatangai Senin malam pukul 20.35 WIT.

Berikut isi surat pencabutan KLB Asmat selengkapnya:

"Sehubungan dengan Laporan Perkembangan Situasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak (terlampir) yang kami terima dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat pada tanggal 4 Februari 2018 tentang situasi KLB Campak sampai saat dilaporkan dan mengacu PERMENKES 1501 tahun 2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu yang dapat menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan. maka kami menyimpulkan bahwa :

1. Telah terjadi penurunan temuan penderita campak oleh tim Satgas (TNI. POLRI, KEMENKES, PB IDI) dan bahkan hampir seluruh wilayah tidak ditemukan kasus baru.

2. Apabila ditemukan kasus baru dan tidak termasuk kriteria KLB maka hal ini adalah kondisi normal yang didapati Puskesmas dan tertangani.

Berdasarkan perkembangan situasi KLB Campak tersebut di atas maka:

PENETAPAN KEJADIAN LUAR BIASA CAMPAK 
DINYATAKAN DlCABUT DAN TELAH BERAKHIR

Dengan demikian atas perhatian dan kerjasamanya, diucapkan terima kasih

Agats. 5 Februari 2018 
Bupati Kabupaten Asmat
Elisa Kambu, S.Sos"

Surat edaran ini langsung viral di media sosial.

Tak disangka beredarnya surat ini makin menyudutkan posisi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI).

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved