Sabtu, 11 April 2026

Tertulis Nama 'Ibas' di Buku Hitam Setya Novanto, Apa Maksudnya?

Apa sebenarnya yang ditulis oleh Setya Novanto di buku hitamnya? Mengapa ada nama Nazarudin dan Ibas?

Editor: Indan Kurnia Efendi
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto berada di mobil tahan KPK seusai menjalani pemeriksaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017). Kedatangan Setya Novanto ke KPK untuk menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP. 

TRIBUNJABAR.CO.ID - Apa sebenarnya yang ditulis oleh Setya Novanto di buku hitamnya? Tidak ada yang tahu selain terdakwa kasus korupsi proyek KTP elektronik itu sendiri.

Dalam sidang sebelumnya, tulisan tangan Setya Novanto di buku hitamnya sempat tersorot awak media.

Setelah itu, buku tersebut tidak lagi dibawa olehnya.

Sampai pada persidangan Senin (5/2/2018) kemarin, Setya Novanto tampak kembali membawa buku hitam tersebut.

Buku itu sempat diletakkan di pangkuannya, dan dia membuka beberapa lembaran kertas berisi tulisan tangannya sendiri.

Baca: Setya Novanto Akui Kepemilikan Perusahaan Salah Satu Peserta Lelang E-KTP

Lagi-lagi, Setya Novanto tidak menyadari hal itu diperhatikan awak media.

Dikonfirmasi soal isi buku hitam, Setya Novanto lantas terkejut.

Sadar diketahui awak media, Setya Novanto dengan sigap menutup buku hitamnya.

Buru-buru, dia memasukkan buku hitam beserta pulpen ke dalam tas laptop berwarna hitam, yang selalu dibawanya tiap sidang.

"Waduh, nanti ketahuan lagi di media," celetuk Setya Novanto.

Baca: 5 Fakta Proses Evakuasi Mutmainah, Korban Kedua Longsor di Bandara Soetta

 Buku catatan dengan sampul hitam yang digunakan terdakwa kasus dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto menulis selama sidang kasusnya berlangsung, Senin (5/2/2018).
Buku catatan dengan sampul hitam yang digunakan terdakwa kasus dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto menulis selama sidang kasusnya berlangsung, Senin (5/2/2018). (Tribunnews/Theresia Felisiani)

Awak media kembali menanyakan apa isi buku itu, karena isi buku itu selintas masih sama.

Setya Novanto menuliskan sejumlah nama politikus dan eks anggota DPR.

Sayangnya, pertanyaan awak media diabaikan oleh Setya Novanto.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved