Bambang Soesatyo Ogah Pakai Mobil Dinas Ketua DPR RI, Katanya Takut Kualat
Bamsoet, sapaannya, dilantik dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1/2018).
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau
TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Sepuluh hari sudah Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo menjabat Ketua DPR menggantikan Setya Novanto.
Bamsoet, sapaannya, dilantik dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1/2018).
Selama waktu itu pula, pria kelahiran Jakarta, 10 September 1962 lalu itu tidak memakai mobil dinas Ketua DPR berpelat polisi RI 6.
Bahkan mantan ketua Komisi III DPR RI itu berjanji tidak akan menumpang mobil dinas RI 6 hingga akhir masa tugasnya 18 bulan kedepan.
Saat berkunjung ke kantor redaksi Tribunnews.com, Rabu (24/1/2018) sore, anggota dari Tim 9, inisiator terbentuknya Panitia Khusus Hak Angket Bank Century (Pansus Century) tersebut menjelaskan alasannya.
Baca: Penjahat Ini Gigit Anjing Polisi yang Menemukan Tempat Persembunyiannya
Baca: Terungkap! Inilah Klub Indonesia Peminat Eks Striker Tottenham Hotspur dan Timnas Rusia
Kepada Tribunnews.com, ia mengaku akan kualat jika mengendarai mobil dinas Ketua DPR RI.
"Yang pasti saya tidak akan pakai mobil bernomor RI 6. Karena yang mengangkat saya menjadi Ketua DPR itu RI-nya, RI 32," seloroh Bamsoet.
Bamsoet mengacu kepada Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto yang juga adalah Menteri Perindustrian dengan nomor polisi kendaraan dinasnya RI 32.
"Kualat kalau saya memakai RI 6," timpalnya kemudian.
Bamsoet mengaku ia lebih memilih memakai mobil pribadinya bernopol RFS atau RFQ.
Bagi Bamsoet, jabatan menjadi Ketua DPR RI bukan untuk mengejar kekuasaan.
Baca: Pria Ini Pura-pura Kejang saat Polisi Datang, Ternyata Ini yang Dia Lakukan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bambang-soesatyo-dengan-mobil-mewahnya_20180118_170632.jpg)