Minggu, 3 Mei 2026

Perampokan di Taksi

Tanggapan Warga Soal Kasus Perampokan oleh Sopir Taksi Online Terhadap Penumpang

"Saya jadi khawatir apalagi saya sering pakai ojek online kalau pulang malam," ujar Siti Karina (21),

Tayang:
Dok Tribun Jabar
6 fakta perampokan di taksi online Cileunyi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Peristiwa perampokan yang dilakukan sopir taksi online terhadap penumpangnya membuat masyarakat khawatir.

Masyarakat, terutama yang sering menggunakan jasa angkutan online, menjadi khawatir kejadian yang sama akan menimpa mereka.

Tak sedikit pengguna angkutan online yang kini mengaku tak berani menggunakan angkutan online untuk sementara waktu, terutama di malam hari.

"Saya jadi khawatir apalagi saya sering pakai ojek online kalau pulang malam," ujar Siti Karina (21), mahasiswa, ketika ditemui Tribun Jabar di Ujung Berung, Kamis (18/1/2018).


Siti Karina mengaku merasa khawatir karena jalan yang sering dilalui menuju rumahnya termasuk kawasan sepi.

Ia mengaku memilih untuk tidak menggunakan jasa angkutan online untuk sementara waktu.

"Diantar jemput ayah dulu saja, ayah juga yang melarang pakai angkutan online dulu," ujar Siti Karina.

Baca: Harga Beras Mahal, Pembeli Keluhkan Uang Rp 11.000 kini Cuma jadi Nasi Bau Karung

Hal serupa diungkapkan Yopie Agustian (32), warga Buah Batu yang bekerja di Jatinangor.

Mendengar kabar ada penumpang yang dirampok oleh sopir taksi online, Yopie mengaku merasa takut.

Ia mengaku sering menggunakan jasa taksi online ketika sedang tidak membawa kendaraan ke tempat kerja.

"Ada kasus itu malah membuat kita parno ya, apalagi saya juga sering lewat tol," ujar Yopie.


Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved