Pilkada Serentak
Ini Kata Rustandie tentang Pencabutan Dukungan Partai Hanura bagi Istri Bupati Purwakarta
Meski begitu, DPC Partai Hanura Purwakarta dianggap memaksakan diri mengantar istri bupati Purwakarta itu ke KPU.
Penulis: Haryanto | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto
TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Bakan calon bupati Purwakarta, Rustandie mengatakan, saat mengantar pasangan Anne Ratna Mustika dan Aming ke KPUD Purwakarta untuk mendaftar, DPC Partai Hanura Purwakarta telah diambil alih oleh DPP Partai Hanura.
Diketahui, Anne-Aming mendaftarkan diri menjadi pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Purwakarta pada Rabu (10/1/2018) pukul 09.30.
Surat pengambilalihan kuasa, kata Rustandie, sudah diterima pada pukul 09.00 WIB.
Baca: Hari Ini Pemain Asing Persib Bandung Itu Ulang Tahun, Ini Harapannya di Usia 33 Tahun
Meski begitu, DPC Partai Hanura Purwakarta dianggap memaksakan diri mengantar istri bupati Purwakarta itu ke KPU.
"Jadi artinya DPC Partai Hanura Purwakarta itu sudah tidak boleh (mengantar), dan itu (pendaftaran) yang diterima oleh KPUD Purwakarta," kata Rustandie saat dikonfirmasi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Minggu (14/1/2018).
Patut Dicicipi Nih, Pago Restaurant The Papandayan Hotel Hadirkan Menu Suki https://t.co/qnqgFKEsgE via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 14, 2018
Oleh karena itu, Rustandie mengatakan langkah DPC Partai Hanura Purwakarta telah melanggar.
Menurut anggota DPRD Jabar itu SK pencabutan dukungan terhadap Anne sudah dimilikinya.
Namun, ada langkah teknis yang terlewat soal SK pencabutan dan SK pengambilalihan tersebut.
"Meskipun kami salah tidak memberikannya ke KPUD. Tapi kan (DPC Hanura Purwakarta) sudah di bekukan, sudah diambil alih oleh pusat," ucapnya.
Rustandie mengatakan, tidak ada pengalihan dukungan yang ada adalah pencabutan dukungan dari DPP Partai Hanura terhadap pasangan Anne-Aming.
Dukungan diberikan kepada dirinya dan wakilnya, Dikdik Sukardi melalui SK dari DPP Partai Hanura yang ditandatangani oleh Ketua Umum, Oesman Sapta Odang dan Wasekjen Berny Tamara.
Beredar Surat Bodong Pengangkatan CPNS 2016-2019, Ini Penjelasan Kementrian PAN RB https://t.co/n8MOrKDGyH via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 14, 2018
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rustandie_20180114_132236.jpg)