Sebelum Dibunuh, Korban dan Kawanan Pelaku Sempat Cekcok
Seorang sopir truk asal Tasikmalaya, Candra, dibacok kawanan orang tak dikenal hingga tewas akibat menolak memberi uang dan rokok.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Tindak kriminal kembali terjadi di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di pinggir jalan di wilayah Dusun Warung Cina, Desa Mangun Arga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Kamis (4/1/2017).
Seorang sopir truk asal Tasikmalaya, Candra (58), dibacok kawanan orang tak dikenal hingga tewas akibat menolak memberi uang dan rokok.
Kapolsek Cimanggung, Kompol Kuswanto, ketika ditemui Tribun Jabar di Mapolsek Cimanggung, Kamis (4/1/2018), mengungkapkan sempat ada cekcok antara korban dan kawanan pelaku.
Baca: Para Penggawa Persib Bisa Dihantui Potensi Cedera, Kenapa?
"Nampaknya di sana ada percekcokan saat korban menolak memberi rokok dan uang," ujar Kompol Kuswanto.
Akibat percekcokan tersebut, Kompol Kuswanto mengungkapkan, diduga ada pihak yang tersinggung sehingga langsung mengeluarkan senjata tajam.
Korban, Kompol Kuswanto menjelaskan, berusaha lari namun dikejar hingga korban tergeletak di pinggir jalan dan kehilangan nyawa.
Diduga, korban kehilangan nyawa akibat terluka di bagian kepala, tangan, dan sekitar paha akibat bacokan senjata tajam.
Wow, Pemain Persib ini Dibuatkan Patung di Ghana, Lihat Penampakannya! https://t.co/TlNiJOjXxd via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 4, 2018
"Pelaku masih kami cari, adapun begal atau bukan masih kami lakukan pendalaman," ujar Kapolsek Cimanggung tersebut.
Jenazah korban kini sudah dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk dilakukan pemeriksaan.
