Makna Belajar dari Anak Bagi Netty Prasetyani Heryawan

Sebagian besar orang dewasa percaya bahwa mereka memiliki banyak pengalaman.

Penulis: Isal Mawardi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
ISTIMEWA
Ketua Tim Pengerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan membuka Kongres Nasional III Himpunan Perawat Manajer Indonesia (HPMI) di Ballroom eL Royale Panghegar Bandung, Kamis (30/11/2017). 

Laporan Waratwan Tribun Jabar, Isal Mawardi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Sebagian besar orang dewasa percaya bahwa mereka memiliki banyak pengalaman.

Itulah sebabnya anak-anak harus belajar dari orang dewasa, termasuk orangtuanya, yang sudah banyak 'makan' asam garam kehidupan.

Namun apa jadinya kalau ternyata kita perlu belajar dari anak-anak?

"Justru karena kelahiran dan kehadiran anak saya menjadi pelajaran berharga bagi saya karena anak memiliki potensi, memiliki bakat, dan sifat yang berbeda," ujar Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan, saat ditemui di Gedung Sate, Sabtu (23/12/2017).

Menurut wanita kelahiran Pacitan itu, setiap orangtua harus belajar bijak dengan cara belajar menyikapi cara fikir serta memahami pilihan hidup anak berbeda antara anak yang satu dan anak yang lainnya.

Pendapat si anak, kata Netty, tidak selalu sama dengannya, Netty juga belajar mengolah emosi serta konflik agar tidak memperpanjang suasana ketegangan dalam keutuhan suatu keluarga.

"karena anak pasti punya kekurangan. Nah bagaimana caranya kita melihat sisi positif dari setiap anak untuk kita berikan harapan," ujar Netty.

Baginya, orangtua harus menjadi jembatan untuk sang buah hati agar mampu menyalurkan potensi dan bakat yang dimiliki sehingga anak dapat menghasilkan sebuah mahakarya.

"Saya rasa saya harus menjadi pembelajar yang cepat karena kehadiran anak saya," ujar Netty.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved