Terdampar di Cianjur, Bocah Bernama Ali Ini Mengaku Sekolah di Tasikmalaya tapi Kini Kembali Raib
“Anak itu terlihat linglung. Mengaku bernama Ali, sekolah di SDN Sukarame, Tasikmalaya,” katanya.
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin
TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Warga Kabupaten Cianjur menemukan seorang anak yang diduga mengalami keterbelakangan mental, di angkutan umum jurusan Cianjur-Campakamulya, Selasa (19/12/2017) pagi. Anak lelaki berkulit cokelat itu diperkirakan berusia 9 tahun.
Kepala TK Pertiwi Ai Sumarni mengatakan, anak itu ditemukan pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Ia lalu membawanya ke Mapolsek Campaka.
“Saya menumpang angkutan umum, di tengah perjalanan ada seorang anak naik kendaraan yang saya tumpangi. Setelah mobil berjalan sekitar dua kilometer anak itu menangis. Saat ditanya, anak itu terlihat linglung, hingga saya bersama pengemudi sepakat membawa anak itu ke Mapolsek Campaka,” kata Ai Sumarni saat dihubungi melalui telepon, Rabu (20/12/2017).
Baca: 18 Nama Politikus yang Hilang Dalam Dakwaan Setya Novanto, Ganjar Pranowo hingga Yasona Laoly
Ai mengatakan, ia beserta anggota Polsek Campaka sempat kesulitan menanyakan identitas anak itu, setelah beberapa kali dibujuk akhirnya anak itu menyebut beberapa alamat.
“Anak itu terlihat linglung. Mengaku bernama Ali, sekolah di SDN Sukarame, Tasikmalaya,” katanya.
Cara Jitu Menghilangkan Komedo - Tak Perlu Perawatan Kulit Mahal, Cukup Lakukan Hal ini di Rumah https://t.co/wHUsk1YR2l via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 20, 2017
Ai mengatakan saat anak itu berada di Mapolsek Campaka, ia langsung mengumumkan penemuan anak itu melalui situs jejaring sosial.
“Banyak yang menghubungi saya mengaku keluarga anak itu,” katanya.
Pilih Nagita Slavina Sebagai Istrinya, Raffi Ahmad Akui Awalnya Hanya Iseng: Gua Takutnya 'Dipelet' https://t.co/OLitj0p8Pu via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 20, 2017
Ia bersama Polsek Campaka lalu menyerahkan anak tersebut ke Dinas Sosial Kabupaten Cianjur.
“Saya kaget barusan ada kabar dari Dinas Sosial bahwa anak itu kabur dan tidak diketahui keberadaanya,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ali_20171220_202050.jpg)