Minggu, 12 April 2026

Pilgub Jabar

Kyai dan Ulama Pantura Jabar Deklarasi Dukung Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien

"Sementara kalau kita melihat bagaimana kondisi Jawa Barat sekarang ini, dari sisi aqidah saja sangat perlu penanganan," kata Fuad

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Kolase Tribun Jabar
Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Daniel Muttaqin Syafiuddin yang diusung Partai Golkar menjadi bakal calon wakil gubernur Jawa Barat, mendapat dukungan dari para kyai dan ulama untuk mendampingi bakal calon gubernur Ridwan Kamil pada Pilgub Jabar 2018. Deklarasi dukungan tersebut digelar di Pondok Pesantren Nadwatul Ummat Buntet di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Rabu (13/12/2017).

KH Fuad Fariz Hasyim MA yang merupakan pengasuh Ponpes Nadwatul Ummat Buntet mengatakan, kyai dan ulama mendukung Daniel untuk mendampingi Ridwan Kamil karena selama ini merasa langkah, ide, dan perjuangan mereka tidak semuanya terakomodasi oleh pemerintah daerah, khususnya di tingkat provinsi.

Baca: Jembatan Layang Pasupati Tidak Boleh Digunakan untuk Merayakan Tahun Baru

"Sementara kalau kita melihat bagaimana kondisi Jawa Barat sekarang ini, dari sisi aqidah saja sangat perlu penanganan," kata Fuad melalui siaran pers yang diterima, Kamis (14/12).

Para kyai ini, katanya, menganggap kini banyak bermunculan paham-paham radikal di Jawa Barat. "Jika ini dibiarkan, ini akan merusak muwahadah wathoniah kita. Dan muwahadah wathoniah ini falsafah perjungan para kyai dan ulama di dalam mendirikan Republik Indonesia," katanya.


Pada momentum Pilgub Jabar 2018 ini, katanya, para kyai ini merasa harus mendukung calon pemimpin yang berkomitmen penuh dengan perjuangan para kyai, ulama, dan pesantren.

"Di sinilah kita lihat adanya sosok Kang Emil (Ridwan Kamil) yang memiliki latar belakang pesantren dan juga sudah berkomitmen dengan pesantren. Dan Kang Daniel juga sama mempunyai komitmen besar dengan para kyai dan ulama dan juga kulturnya pesantren," ucapnya.

Menurut Fuad, sosok Ridwan Kamil dan Daniel ini harus dipersatukan supaya aspirasi para kyai dan ulama akan bisa terakomodasi oleh pemerintah daerah.

"Karena untuk membangun umat Islam di Indonesia, khususnya di Jawa Barat ini perlu ada sinergitas luar biasa antara pemerintah sebagai pemangku kebijakan dengan para kyai dan ulama sebagai pemimpin dan pengarah agama. Kami ingin Kang Emil segera saja memutuskan serta mengumumkan calon wakil gubernurnya dan kami ingin kang Daniel yang bisa mendampingi beliau," tuturnya.

Fuad mengatakan alasan lain yang dimiliki para ulama dalam mendukung Daniel adalah kedekatan anggota DPR RI tersebut dengan para ulama dan pesantren. "Jadi, salah kalau ada yang ngomong kalau Kang Daniel tidak dekat dengan pesantren dan ulama," ucapnya.


Bahkan, kata Fuad, ibu Daniel adalah alumnus pesantren dan Daniel sendiri dididik oleh ibunya dengan metode pesantren.

"Sebelum Kang Daniel akan menjadi bakal calon gubernur Jawa Barat juga sudah sering ke pesantren-pesantren, termasuk Pesantren Buntet. Bahkan ibunya menyuruh untuk berziarah kepada guru-guru," ucapnya.

Dalam deklarasi tersebut, kata Fuad, tercatat sekitar 1.000 kyai dan ulama yang hadir dari berbagai wilayah di Jawa Barat, terutama wilayah Pantura, mulai dari kyai muda, kyai sepuh, dan kyai pesantren. "Kyai muda dominasi dari rijalul ansor, kyai sepuh didominasi dari kyai pesantren yang mewakili kota dan kabupaten di Jawa Barat," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved