Anggota DPRD Jambi yang Terkena OTT KPK Kabarnya Semuanya Anggota Banggar
Mereka terdiri dari tiga orang dari anggota dewan dan seorang dari pejabat Pemerintah Provinsi Jambi.
TRIBUNJABAR.CO.ID, JAMBI - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Syahbandar, Selasa (28/11), membenarkan adanya rekannya sesama anggota DPRD yang ditangkap.
Informasi yang dihimpun Tribun, operasi tangkap tangan (OTT) ini terkait suap anggaran. Saat ini memang masih dalam pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)
Syahbandar mendapatkan informasi KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada empat orang.
Mereka terdiri dari tiga orang dari anggota dewan dan seorang dari pejabat Pemerintah Provinsi Jambi.
Hanya Ada di Bangka, Buaya Suka Makan Kerupuk dan 'Bergoyang' Ketika Dengar Musik Tradisional https://t.co/l6bKiVQOjm via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 28, 2017
"Saya lagi di Kerinci. Saya dapat kabar memang ada yang ditangkap KPK," ujarnya, via telepon seluler kepada Tribun, Selasa (28/11).
Dia mengatakan anggota dewan yang terkena OTT Jambi, yaitu Wiwid Ishawara, Supriyono dan satu orang lagi dia belum mengetahui.
"Yang jelas itu anggota Banggar semua," tutupnya.
Namun Wiwid Ishawara memberikan bantahannya.
Saat dikonfirmasi Wiwid mengatakan dia sedang bersama komunitas petani dan nelayan, dan bertemu dengan kementerian perikanan.
Baca: Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Begini Klarifikasi Ahmad Dhani Lewat Pesan Singkat
Baca: Pelatih Persib Bandung Mario Gomez Punya Filosofi Sama Seperti Jose Mourinho
"Mohon klarifikasi nama saya," kata Wiwid melalui sambungan telepon.
Terkait dengan dugaan Operasi tangkap tangan KPK, Wiwid tak mau berkomentar. "Tak tahu," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/asisten-pemprov-jambi-saifuddin-terlihat-memasuki-polda-jambi-kpk_20171128_200339.jpg)