Kamis, 23 April 2026

Menghindari Penangkapan Liar, Burung Jalak Kerbau yang Dilepas Kebun Binatang Bandung Dipasangi Ring

Dengan cara ini, Kebun Binatang Bandung bisa terus memonitor burung jalak kerbau meski telah dilepasliarkan.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Toni Sumampau, Pembina Yayasan Kebun Binatang Bandung, menjawab pertanyaan wartawan di depan Kebun Binatang Bandung, Sabtu (18/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Burung jalak kerbau yang baru saja dilepasliarkan di Kebun Binatang Bandung, ternyata dipasangkan ring terlebih dahulu sebelum dibebaskan.

"Ring untuk merekam kalau ada yang ambil, kami bisa scan, siapa yang ambil burung ini," ujar Pembina Yayasan Kebun Binatang Bandung, Toni Sumampau, kepada wartawan usai pelepasliaran 40 ekor burung jalak kerbau di Kebun Binatang Bandung, Sabtu (18/11/2017).

Dengan cara ini, Kebun Binatang Bandung bisa terus memonitor burung jalak kerbau meski telah dilepasliarkan.


Toni Sumampau tidak ingin jika burung jalak kerbau yang seharusnya hidup di alam liar, diperjualbelikan orang tidak bertanggung jawab.

"Mungkin kesadaran masyarakat masih kurang, penangkapan begitu masif, dibawa ke pasar, dijual," kata Toni Sumampau.

Sebagai upaya pencegahan, Kebun Binatang Bandung akan memaksimalkan peran Zoo Educator untuk mengedukasi masyarakat.

Nantinya Zoo Educator juga akan mensosialisasikan jenis burung apa yang diperbolehkan untuk dijual dan burung yang tidak boleh dijual.

"Kami kampanye melalui Zoo Educator. Kami ada organisasi Song Bird juga, untuk mensosialisasikan bagaimana pasar burung hanya menjual burung hasil penangkaran," ujar Toni Sumampau.

Dalam sambutannya, Toni Sumampau sempat bercerita bahwa ia ingin Kota Bandung dikelilingi kicauan burung jalak kerbau.

Pelepasliaran burung jalak kerbau dilakukan secara bersama-sama oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Kepala BKSDA Jawa Barat, Susetyo Iriono, dan Toni Sumampau.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved