Selasa, 7 April 2026

Cianjur Targetkan Pendapatan Daerah Rp 3,4 Triliun di Tahun 2018

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cianjur mengelar rapat paripurna penyampaian nota keuangan

tribunjabar/ferri amiril
Rapat Paripurna DPRD dan Pemkab Cianjur penyampaian nota keuangan RAPBD 2018 

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cianjur mengelar rapat paripurna penyampaian nota keuangan rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun 2018, Senin (6/11), di gedung DPRD Kabupaten Cianjur Jalan Abdulah Bin Nuh.

Rapat Paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Yadi Mulyadi, didampingi Wakil Ketua, serta dihadiri anggota DPRD, Wakil Bupati Herman Suherman, dan para kepala organisasi perangkat daerah.

Nota pengantar keuangan RAPBD tahun anggaran 2018 itu disampaikan langsung oleh Wabup Kabupaten Cianjur. Dalam pengantarnya, Herman menyampaikan secara garis besar RAPBD 2018.

Pada RAPBD tahun 2018 itu, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp 3,424 Triliun lebih. Selanjutnya pendapatan dan penerimaan daerah pada APBD tahun 2018 dapat di rinci sebagai berikut:

Pendapatan asli daerah pada APBD tahun 2018 sebesar Rp 584,973 miliar lebih, terdiri atas pajak daerah sebesar Rp 180,531 miliar lebih, retribusi daerah sebesar Rp 38,524 miliar lebih, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 8,684 miliar lebih dan Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp 357,232 miliar lebih.

Dana perimbangan pendapatan di Kabupaten Cianjur. Dana perimbangan ditargetkan sebesar Rp 2,271 triliun lebih, yang terdiri atas dana bagi hasil pajak dan bukan pajak sebesar Rp 80,233 miliar lebih, dana alokasi Umum sebesar Rp 1,548 triliun lebih, DAK fisik Rp 210,016 miliar dan DAK non fisik Rp 432,493 miliar lebih.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan pada APBD tahun 2018 sebesar Rp 568,461 miliar lebih, yang terdiri dari dana bagi hasil (DAK) pajak dari Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 193,382 miliar lebih, alokasi dana desa sebesar Rp 349,329 miliar lebih, dana insentif daerah sebesar Rp 25,750 miliar lebih.

Herman mengatakan, tahun sebelumnya PAD mengalami peningkatan 24% dan untuk tahun anggaran 2018 nanti pihaknya berharap ada kenaikan sebesar 30% sehingga akan lebih leluasa untuk membangun infrastruktur di Kabupaten Cianjur. Selain itu pihaknya minta dukungan dari semua pihak terutama masyarakat untuk membayar pajak seperti PBB dan yang lainnya.

"Saya sangat berharap PAD 2018 nanti bisa meningkat 30%, dan saya juga minta dukungannya kepada semua pihak terutama masyarakat tidak lupa dengan membayar pajak, karena itu untuk membangun Cianjur kota kita sendiri," katanya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved