Kawasan Cikapundung, Sentra Pembuatan Stempel dan Pelat Kendaraan Tertua di Bandung

Selain pusat jajanan, ternyata sejak dulu kawasan Cikapundung juga dikenal sebagi sentra pembuatan stempel dan plat kendaraan.

Penulis: Fasko dehotman | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/FASKO DEHOTMAN
Kawasan Cikapundung yang dipenuhi kios pedagang stempel dan plat kendaraan. 

Akan tetapi, seiring dengan membanjirnya pesanan beragam stempel dari dalam maupun luar Bandung, sentra stempel Cikapundung pun makin berkembang.

Hingga saat ini telah mencapai kurang lebih 60 orang pedagang stempel yang mencari nafkah di kawasan Cikapundung.

Nasrullah, selaku pemilik kios stempel Fajar Reklame, menuturkan, untuk saat ini peminat stempel dan plat cukup sepi.

Dalam seharinya, Nasrullah mengaku, hanya dapat tiga hingga lima pesanan saja, sedangkan barang yang laku dijual tidak seberapa.

"Sepi yah karena banyak bersaing juga, terlebih lagi rata-rata harga di sini sama dengan kios lainnya, tergantung nego pembeli juga," ujat Nasrulloh kepada Tribun Jabar, saat ditemui di kiosnya, Selasa (24/10/2017).

Berbagai macam barang-yang dijajakan di kios milik Nasrullah. Mulai dari stempel, plat kendaraan, plakat, dan lainnya.
Berbagai macam barang-yang dijajakan di kios milik Nasrullah. Mulai dari stempel, plat kendaraan, plakat, dan lainnya. (TRIBUNJABAR.CO.ID/FASKO DEHOTMAN)

Nasrullah menceritakan, ihwal dari bisnis stempelnya ini, bermula dari dirinya yang suka melihat proses pembuatan stempel di kios temannya di kawasan Cikapundung.

"Karena cara membuatnya mudah dan bahanya tidak susah dicari, akhirnya Saya tergiur mencoba bisnis ini hingga sekarang, dan Alhamdullillah bisa mencukupi kebutuhan keluarga saya," tukas Nasrullah.

Di kios miliknya, Nasrullah tidak hanya hanya menjajakan stempel dan plat kendaraan semata.

Tetapi juga terdapat pelayanan pembuatan plakat, kerajinan kayu, graveer, pin, medali, papan nama, papan gantung, dan lainnya.

Untuk stempel biasa Nasrullah membanderolnya sebesar Rp 40.000, dan stempel otomatis Rp 85.000.

Sedangkan barang-barang lainnya, seperti plat kendaraan motor Rp 150.000, plat mobil Rp 250.000, dan plakat tinta timbul Rp 250.000.

"Daru semua harga tersebut, tergantung juga bahan yang digunakan, dan waktu pembuatannya, dan bisa dinego juga," tutur Nasrullah.

Kios stempel milk Nasrullah dan lainnya, mulai beroperasi pada pukul 08.00 WIB-18.00 WIB, setiap harinya.

Kawasan Cikapundung yang dipenuhi kios pedagang stempel dan plat kendaraan, Selasa (24/10/2017).
Kawasan Cikapundung yang dipenuhi kios pedagang stempel dan plat kendaraan, Selasa (24/10/2017). (TRIBUN JABAR/Fasko Dehotman)
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved