Selasa, 14 April 2026

2 Pelajar Cianjur Tewas Setelah Tenggak Miras, 4 Temannya Alami Keracunan

Anak saya ngeluh sakit dada. Awalnya tidak tahu minum miras oplosan. Sampai anak saya tidak sekolah kemarin

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Kisdiantoro
shutterstock
Jenazah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Dua remaja asal Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, tewas setelah menenggak minuman keras oplosan. Empat pemuda lainnya juga mengalami keracunan satu di antaranya di‎rawat intensif di RSUD Cianjur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat enam remaja yang masih duduk di bangku SMA tersebut berkumpul setelah pulang sekolah, Senin (23/10/2017) siang. Namun mereka berkumpul untuk menenggak minuman keras oplosan

Mereka pun menghubungi temannya F (20) yang biasa meracik miras oplosan. Dengan bahan alkohol murni, minuman penambah stamina, air mineral, dan obat nyamuk usap, minuman itupun dibuat.


‎Tanpa ragu, remaja tanggung menenggak miras tersebut hingga mabuk. Tetapi tidak lama dari itu, mereka mulai merasakan reaksi miras oplosan, seperti pusing, mual, dan sesak.

"Anak saya ngeluh sakit dada. Awalnya tidak tahu minum miras oplosan. Sampai anak saya tidak sekolah kemarin," ujar‎ Asep Kurniawan (39), ayah dari D (16) korban yang kritis di IGD RSUD Cianjur.

Dia baru tahu anaknya menenggak miras setelah dua teman dari anaknya, Y (17) dan MA (16) meninggal dunia pada Selasa (24/10) malam. Bahkan Y sudah meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Cianjur. (fam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved