Diduduki Ibunya, Bayi 3 Bulan Ini Tewas dengan Luka Lebam di Dada dan Wajah

"Anaknya juga tidur di kasur saat polisi datang. Jadi tidak ada yang menyangka meninggal,"

Tribunjabar/Firman Wijaksana
Ketua RT 3 Kampung Patrol, Desa Sindangpalay, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Ade Suryana saat memberikan keterangan kepada awak media terkait peristiwa pembunuhan bayi berumur tiga bulan oleh ibu kandungnya, Senin (23/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT- Enjang (46), ayah Muhammad Ismail, tak menyangka bayinya yang berumur tiga bulan yang meninggal di tangan sang ibu.

Enjang malah mengira jika anaknya tertidur.

"Anaknya juga tidur di kasur saat polisi datang. Jadi tidak ada yang menyangka meninggal," ujar Ketua RT 3, Kampung Patrol, Desa Sindangpalay, Kecamatan Karangpawitan, Senin (23/10/2017).


Ade yang menemani polisi memeriksa rumah Enjang juga tak mengira jika Ismail sudah tewas.

Sekilas Ade tak melihat luka di bagian tubuh Ismail.

"Enggak ada darah di anaknya. Saya baru tahu meninggal dari polisi," ucapnya.

Baca: 6 Pelatih Ini Disebut Terancam Terdepak dari Liga Inggris, Menyusul Ronald Koeman

Dari informasi yang dihimpun, Ismail menderita luka lebam di bagian dada dan wajahnya. Ismail diduga tewas setelah ibunya menduduki tubuh Ismail.

"Sepengetahuan saya pak Enjang dan istrinya tidak ada masalah. Saya juga kurang tahu kok tega bu Cucu sampai seperti itu (membunuh anaknya)," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved