Headline Koran Tribun Jabar
Dishub Jabar Minta Transportasi Online Tak Beroperasi Hingga Regulasi Menhub Terbit
Tapi, ini bukan larangan, hanya imbauan. Saya sudah bicara dengan pengelola taksi online
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Tim Liputan Tribun Jabar
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Para sopir transportasi online diminta tetap tak beroperasi sampai paling tidak, 1 November 2017.
Permintaan itu kembali dilontarkan Kepala Balai Pengelolaan LAAJ Wilayah III Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jabar, Abduh Hamzah, di Gedung Sate, Rabu (11/10).
Jika tak ada hambatan, ujarnya, regulasi mengenai angkutan umum online diterbitkan Menteri Perhubungan, 1 November 2017.
"Tapi, ini bukan larangan, hanya imbauan. Saya sudah bicara dengan pengelola taksi online dan mereka siap melakukan itu. Imbauan untuk tidak melakukan operasi," kata Abduh Hamzah.
Ini Firasat-firasat yang Ditemui Sule Sebelum Ayahnya Sakit dan Meninggal https://t.co/8b4G13E9SS via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 11, 2017
Abduh Hamzah mengatakan keputusan ini dibuat setelah Dishub menggelar serangkaian pertemuan dengan Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT), yang sempat mengancam akan menggelar mogok massal bila transportasi online masih beroperasi.
"Dinamika angkutan online harus disikapi bijaksana. Demo dari WAAT ditangguhkan karena apa yang disuarakan sudah diakomodasi," katanya.
Sebelumnya, demi menjaga suasana tetap kondusif, para pengemudi taksi online yang tergabung dalam Perkumpulan Pengemudi Online Satu Komando Jawa Barat (Posko Jabar) sepakat menghentikan operasinya mengangkut penumpang selama empat hari hingga 13 Oktober.
Baca: Masa Berlaku SIM Anda Habis? Jangan Ditunda, Yuk Perpanjang Hari Ini di Dua Tempat Berikut
Ketua Posko Jabar, Febi Efriansyah, mengatakan imbauan itu mereka berikan untuk menciptakan suasana kondusif di Bandung Raya dan Jabar.
Namun, lebih dari itu, kata Febi Efriansyah, mereka juga berharap agar pemerintah segera mengeluarkan regulasi tentang keberadaan angkutan berbasis aplikasi digital ini agar bisa selaras dan harmonis dengan angkutan eksisting yang ada selama ini.
Sebab, semakin berlarut-larut pemerintah memberikan penegasan perihal regulasi ini, maka benturan di lapangan akan terus terjadi.
Beredar Video Mobil Di-Stop dan Diamuk Massa Bermotor di Jalan Asia Afrika, Ternyata Ini Alasannya https://t.co/eFmyeLsQ80 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 11, 2017
"Kami juga tidak mau ada benturan di lapangan dengan sesama penguna angkutan yang sudah ada selama ini. Makanya kami menunggu dalam beberapa hari ini. Semoga segera keluar regulasi dan kepastian dari pemerintah," ujarnya seusai menghadiri acara diskusi di rumah makan di kawasan Jalan Citarum, Kota Bandung, Selasa (10/10/2017) petang.
Hal senada juga ditegaskan Koordinator Lapangan Posko Jabar, Tezar Dwi Aryanto. Posko Jabar, kata Tezar, pada intinya menginginkan Bandung kondusif.
"Kami hargai saudara kami dari angkutan konvensional untuk meluapkan aspirasinya. Cara yang kami lakukan adalah dengan memilih untuk tidak beroperasi," ujarnya (Tribun Jabar, 11/10/2017).
Baca: Heboh Video Setya Novanto Dinner Bareng Keluarga, Netizen: Papa Setnov Awas Sendoknya Ketelen
Tezar mengatakan walau Posko Jabar memiliki 7.000 anggota, masih banyak pengemudi online lainnya yang belum tergabung dengan Posko Jabar.
Karena itu, tak heran sekalipun Posko Jabar sudah sepakat untuk tak beroperasi dulu hingga 13 Oktober, sejumlah pengemudi taksi online yang belum bergabung masih ada juga yang tetap beroperasi.
Karena masih beroperasi, sebagian dari mereka akhirnya terjaring razia yang dilakukan Dishub Jabar bersama petugas kepolisian.
Tahukah Anda? Mulai 31 Oktober Ada Aturan Registrasi Ulang Kartu Prabayar Lho. Simak Caranya di Sinihttps://t.co/ftc3VBTc6R
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 11, 2017
Selasa lalu di sekitar bundaran Cibiru saja, ada empat driver online yang terjaring.
Abduh Hamzah, mengatakan, Dishub sejatinya tak memiliki kewenangan untuk melarang taksi online beroperasi.
"Taksi online, kan, sejauh ini belum berizin, kami masih menunggu PP 26 direvisi. Kami ambil langkah-langkah sebelum ditertibkan beberapa pasalnya," kata Abduh.
Baca: Sergio Aguero Beri Komentar Ini Soal Kemungkinan Lionel Messi Pindah ke Manchester City
Selasa lalu, meski WAAT sudah sepakat menunda aksi mogoknya karena keinginan mereka sudah diakomodasi, ribuan sopir angkutan kota tetap mogok beroperasi hingga banyak sekali calon penumpang yang sempat telantar.
Mogok dimulai di Kota Cimahi, kemudian merembet ke Kota Bandung. (sam/naz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/headline-koran-tribun-jabar-edisi-kamis-12-oktober-2017_20171012_001434.jpg)