Sabtu, 25 April 2026

Banjir Terjang Pangandaran

Begini Kondisi Rumah Rasman yang Sebelumnya Dipenuhi Material Longsor, Segera Direnovasi

Sebelumnya, saat Tribun Jabar berkunjung ke sana pada Minggu (8/10/2017), kondisi rumah milik Rasman tidak roboh, namun . . .

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/Yongky Yulius
Rumah milik Rasman (40) di Dusun Sangkan Bawang RT 19 RW 08 Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran pun tampak sedang dibersihkan dari sisa timbunan tanah longsoran, Minggu (8/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Berkat kerja sama dan gotong royong dari berbagai pihak, rumah milik Rasman (40) yang terkena timbunan longsor di Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran sudah dibersihkan.

"Alhamdulillah bantuan dari Kostrad dan warga tanah longsoran sudah bersih di rumahnya Rasman," ujar seorang petugas medis di wilayah Desa Kalijati Totong Kuswanda (36), kepada Tribun Jabar, Senin (9/10/2017), melalui sambungan telepon.

Berikutnya, Totong juga mengatakan direncanakan rumah itu akan direnovasi.

Baca: Susunan Pemain Persib Bandung vs Barito Putera: Emral Abus Andalkan Trio Essien-NDouassel-Vujovic

Namun, ia tidak memastikan rencana itu akan dilakukan.

"Dengar kabar katanya setelah dibersihkan akan direnovasi. Tapi ini juga belum pasti, masih rencana," kata Totong.

Sebelumnya, saat Tribun Jabar berkunjung ke sana pada Minggu (8/10/2017), kondisi rumah milik Rasman tidak roboh, namun lumpur berwarna cokelat kemerahan memenuhi hampir seluruh sudut ruangan.


Hanya terdapat retakan-retakan saja pada beberapa tembok.

Rumah milik Rasman (40) di Dusun Sangkan Bawang RT 19 RW 08 Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran pun tampak sedang dibersihkan dari sisa timbunan tanah longsoran.

Tidak hanya dibersihkan oleh warga setempat, rumah itu juga sedang dibersihkan oleh personel TNI.

Warga dan TNI bahu membahu membuang beberapa lumpur yang memenuhi bangunan rumah.

Melalui selang, air pun terus disemprotkan ke dalam rumah agar lumpur mengalir ke bawah ke lokasi yang jauh dari pemukiman.

Kasie Intel Brigif 13 Galuh Kapten Dedi Suhendi, kepada Tribun Jabar, Minggu (8/10/2017), di lokasi mengatakan jika personel yang diturunkan sebanyak 30 orang.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved