Kebakaran Gudang Kain

Gudang Kain Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Tempat Penyimpanan Batu Bara

Bukan hanya habis tinggal rangka. Namun, bangunan satu lantai gudang kain itu ambruk ke sebelah barat.

Gudang Kain Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Tempat Penyimpanan Batu Bara
Tribun Jabar/Dian Nugraha Ramdani
Gedung pabrik tekstil CV Sandang Sari di Jalan Ahmad Haris Nasuttion, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, yang roboh pascaterbakar, Senin (11/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dian Nugraha Ramdani

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Sebuah pabrik tekstil, CV Sandang Sari (Sariteks) di Jalan Ahmad Haris Nasution nomor 105a RT01/04, Kelurahan Sindang Jaya, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung terbakar hebat, Senin (11/9/2017) dini hari.

Dinas kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung menduga kebakaran yang dilaporkan terjadi pada 01.35 itu diakibatkan percikan api dari tempat penyimpanan batu bara.

Nyaris seluruh bangunan di lahan seluas 2,5 hektare itu ludes dilalap api.

Terutama, gudang kain yang berada di sisi kanan gudang penyimpanan batu bara itu. Bangunan tempat memproduksi kain tak tersentuh api.

Bukan hanya habis tinggal rangka. Namun, bangunan satu lantai gudang kain itu ambruk ke sebelah barat. Di lantainya, titik-titik api masih terlihat.

Api itu dari kain polyester yang meleleh, kain dengan bahan mengandung plastik dan biasa digunakan sebagai tenda atau jaket anti air.

Baca: Bocah Asal Jogja ini Lumpuh karena Digigit Ular Weling, 9 Bulan Kemudian Kondisinya jadi Begini

Warga setempat, Yani (35) mengatakan dia sedang tidur pada pukul 00.30 sewaktu beberapa orang di luar rumahnya berisik dan berkata-kata dalam bahasa sunda 'hayu, hayu!' (ayo, ayo!).

"Saya bangun beranjak ke pintu. Bulir-bulir cahaya sudah masuk ke rumah melalui sela-sela kaca jendela yang tidak tertutup gorden. Saya keluar, api sudah terlihat membesar di atap pabrik," ujarnya di lokasi pabrik.

Rumah Yani dengan pabrik hanya terpisah oleh sebuah benteng dan parit kecil. Seketika, Yani berusaha membangunkan keluarganya untuk menjauh dari rumahnya sendiri.

⁠⁠⁠⁠

"Kejadian kan, bentengnya roboh tapi untuk robohnya ke dalam pabrik. Kalau ke luar, pasti menimpa rumah kami," ujarnya.

Ferdi Ligaswara, Kepala Diskar PB Kota Bandung dalam keterangan resminya mengatakan ada 12 unit pemadam kebakaran yang dikerahkan, 2 unit mobil tangki, 2 unit mobil rescue, dan 1 unit mobil Quick Response.

"Kerugian masih ditaksir," ujarnya.

Kondisi pabrik sedang sepi saat kebakaran terjadi. Di Pabrik tersebut menurut informasi yang dihimpun bekerja sekitar 500-an pegawai. (*)

Penulis: Dian Nugraha Ramdani
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved