Sejak Dua Hari Lalu Sejumlah ATM Perbankan Bermasalah, Ternyata Ini Penyebabnya
Sebelumnya, diberitakan terjadi anomali pada satelit Telkom 1 pada Jumat kemarin sekitar pukul 16.51 WIB.
Laporan wartawan Tribunnews.com, Adiatmaputra Fajar
TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegur PT Telkom (Persero) terkait anomali satelit Telkom 1 yang memicu gangguan operasional terhadap Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Menurut Rudi satelit yang dimiliki Telkom sudah terlalu tua untuk beroperasi.
"Satelitnya sudah uzur ya di atas 15 tahun," ujar Rudiantara di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (28/8/2017).
Menurut Rudiantara walaupun sudah diasuransikan, namun semua satelit punya risiko, karena itu Rudi ingin semua operator harus memiliki cadangan satelit.
Sukses Mengencani Gadis Terpopuler di Kampus,Pemuda Ini Berakhir Tewas Mengenaskan Dikeroyok Senior https://t.co/RlJos9JB8F via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 28, 2017
"Mengingatkan kembali kepada teman-teman operator untuk punya backup," ungkap Rudiantara.
Rudiantara menambahkan dalam mengoperasikan satelit memiliki risiko tinggi.
Walaupun jarang terjadi kesalahan, namun saat terjadi gangguan Rudi mengatakan dampaknya sangat fatal.
"Satelit itu kan berisiko, walaupun jarang (gangguan) tapi risikonya tinggi," kata Rudiantara.
Sebelumnya, diberitakan terjadi anomali pada satelit Telkom 1 pada Jumat kemarin sekitar pukul 16.51 WIB.
Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo, mengatakan, hingga Minggu pukul 16.58 WIB, gangguan sejumlah ATM perbankan akibat transporder satelit Telkom sudah mulai berkurang.
Menurut dia, gangguan satelit Telkom 1 itu mengakibatkan pergeseran pointing antena, sehingga berimbas pada layanan ATM.
"Pada Jumat 25 Agustus 2017 sekitar pukul 16.51 WIB telah terjadi anomali pada satelit Telkom 1.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gangguan-di-atm-perbankan-akibat-transporder-satelit-telkom-sudah-mulai-berkurang_20170827_165736.jpg)