Mengenal 3 Jenis Teleskop Koleksi Observatorium Imah Noong
Pemilik Observatorium Imah Noong, Hendro Setyanto, mengatakan kata 'teleskop' diambil dari bahasa Yunani, yakni tele yang berarti jauh dan skopein
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Teleskop merupakan alat yang dapat kita gunakan untuk melihat benda pada jarak jauh.
Selain teleskop ada pula binokular atau orang banyak menyebut nya “keiker”.
Umumnya, teleskop digunakan di bidang astronomi.
Baca: EKSKLUSIF: Lurah Cigadung Update Informasi Aktivitas Sesar Lembang kepada Ilmuwan ITB
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, ternyata teleskop juga digunakan di beberapa bidang lain.
Pemilik Observatorium Imah Noong, Hendro Setyanto, mengatakan kata 'teleskop' diambil dari bahasa Yunani, yakni tele yang berarti jauh dan skopein yang berarti melihat.
"Sehingga bila diartikan adalah melihat jarak jauh atau lebih sempurnanya untuk melihat benda pada jarak yang jauh," kata Hendro kepada Tribun Jabar, Senin (7/8/2017).
Hendro mengatakan ada tiga jenis utama teleskop optik yang digunakan di Observatorium Imah Noong, yaitu Refraktor (Dioptrik), Reflektor (Katoptrik), dan Katadioptrik.
1. Refraktor (Dioptrik)
Adalah jenis teleskop yang hanya menggunakan lensa untuk menampilkan bayangan benda.
Hendro mengatakan refraktor merupakan jenis teleskop pertama kali yang ditemukan dari ketiga jenis teleskop yang ada.
"Jenis teleskop ini digunakan untuk pertama kalinya di Belanda oleh tiga orang yaitu Hans Lippershey, Zacharias Janssen, dan Jacob Metius," ujar Hendro Setyanto.
Menurut Hendro Setyanto, prinsip dari semua teleskop refraktor pada umumnya sama, yakni dengan menggunakan kombinasi dua buah lensa objektif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/teleskop_20170808_133501.jpg)