Kisah Kakek Penjual Barang Bekas, Kakek Sarwan: Tinggal Menunggu Waktu Meninggal Saja

Setiap pagi kakek Sarwan mendorong gerobaknya yang berisikan barang-barang bekas semisal telepon, radio, dan barang-barang bekas lainnya seorang diri.

Penulis: Rezeqi Hardam Saputro | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/REZEQI HARDAM SAPUTRO
Sarwan Wijaya, kakek berusia 94 tahun yang masih berjualan barang bekas, Kamis (3/8/2017). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - "Mata saya sudah remang tidak punya kacamata," ujar Sarwan Wijaya, kakek berusia 94 tahun yang sehari-hari berjualan barang bekas untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Setiap pagi kakek Sarwan mendorong gerobaknya yang berisikan barang-barang bekas semisal telepon, radio, dan barang-barang bekas lainnya seorang diri.

Baca: 4 Ciri Sapi yang Sehat Untuk Kurban

"Mau gimana lagi, emang udah nasib saya seperti ini, harus berjualan seperti ini," ujar kakek Sarwan sambil tersenyum.

Saat ditemui wartawan TribunJabar.co.id, kakek yang telah memiliki puluhan cucu dan cicit ini terlihat tubuhnya sudah sedikit bungkuk dan gerakan tubuhnya pun sangat lambat.

Bahkan ketika sedang mengambil barang dagangannya, tangan kakek Sarwan terlihat sudah sedikit gemetar atau tidak stabil.

Kakek yang mengaku pernah bekerja sebagai tentara ini mengatakan dagangannya tidak selalu laku.

"Kadang sampe tiga hari tidak ada yang beli, tapi saya selalu bersyukur," ujar kakek Sarwan yang terlihat matanya mulai berkaca-kaca.

Kakek Sarwan mengatakan setiap hari hanya bisa makan tiga potong gehu dengan teh manis pada pagi hari dan sepiring nasi pada sore hari.

"Setiap hari saya kasih anaknya uang Rp 20 ribu, nanti sama anak saya dibelikan gehu tiga biji dengan teh manis di pagi hari, terus sorenya baru saya dibelikan nasi," ujar kakek Sarwan.

Sambil memperlihatkan tangannya, kakek Sarwan juga mengatakan rasa syukurnya masih ada daging pada tangannya, karena sebelumnya ia mengaku badannya sangat kurus sekali.

Baca: Sekilas Rumah ini Biasa Saja, Tapi saat Tahu Apa yang Ada di Dalamnya, Dijamin Bikin Kamu Kaget

Kakek Sarwan mengatakan kepasrahan dirinya kepada Allah di umurnya yang sudah sangat tua.

"Walapun nasib saya begini, saya pasrah sama Allah. Umur saya juga sudah tua 94 tahun, mungkin tinggal menunggu waktunya meninggal saja," kata kakek Sarwan sambil tersenyum.

Kakek Sarwan juga bercerita pada awalnya ia berjualan di sekitar Rumah Sakit Advent Bandung, namun karena diusir oleh Satpol PP akhirnya ia pindah ke Jalan Makmur Bandung.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved