Pemkab Tasikmalaya Luncurkan Program Promosi Wisata
Dijelaskannya, potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Tasikmalaya tersebut sangat lengkap terutama wisata alam, dari . . .
Penulis: M Zezen Zainal Muttaqin | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Zezen Zainal M
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum meluncurkan program "Tasik Siap" dan Pengembangan Jaringan Promosi Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya.
Uu memilih Bandung untuk meluncurkan program tersebut, akhir pekan lalu.
Acara dilangsungkan secara meriah di Cihampelas Walk dengan diiringi musik Sunda kontemporer di tengah keramaian pengunjung mal serta para tamu undangan dari jajaran pejabat Kabupaten Tasikmalaya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta para pengusaha.
"Launching ini sengaja digelar di Bandung, karena Tasikmalaya belum terlalu dikenal daerah lain. Buktinya ketika ada bencana alam, sangat kurang adanya perhatian dari pemerintah termasuk para pengusaha. Siapa tahu kalau di Bandung jadi dikenal lebih luas," ujar Uu Rhuzanul Ulum dalam rilis yang diterima wartawan, Senin (31/7/2017).
Uu menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan guna memperkenalkan keberadaan Kabupaten Tasikmalaya dengan segala potensinya.
Purwaka Yudi Mendarat di Bandung, Persib Tinggal Tunggu Kedatangan Seorang Striker https://t.co/08XDnnh7VE via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 31, 2017
"Kali ini spesifik, yang disampaikan kepada masyarakat Jawa Barat, Bandung raya khususnya bahwa potensi wisata Kabupaten Tasikmalaya sangat kaya,” kata Uu.
Dijelaskannya, potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Tasikmalaya tersebut sangat lengkap terutama wisata alam, dari pegunungan hingga wisata pantai.
Namun sampai saat ini belum bisa dikelola secara optimal karena butuh kerjasama dengan para investor.
"Ada wisata Gunung Galunggung, Pantai Cipatujah, dan masih banyak lagi," katanya.
Menurutnya, program "Tasik Siap" merupakan kelanjutan dari program sebelumnya, yakni gerbang desa atau gerakan membangun desa. Desa menurutnya merupakan miniatur dari kabupaten, kabupaten miniatur dari provinsi, dan provinsi miniatur dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Semua program ini dibuat, intinya untuk memeratakan kesejahteraan masyarakat,” tegas Uu.
Lebih jauh, pokitikus Partai Persatuan Pembangunan ini mengatakan, program gerbang desa cukup berhasil dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
Amou Haji, Pria yang Tak Mandi Selama 63 Tahun. Alasan Di Baliknya Bikin Bergidik! https://t.co/jkYVIIaNCs via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 31, 2017
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kawasan-wisata-gunung-galunggung_20170731_140157.jpg)