Bobotoh Meninggal
Firasat Sang Kakak Sebelum Ricko Andrean Maulana Pergi Selama-lamanya
Susilawati bercerita, beberapa hari sebelum adik bungsunya meninggal ia merasakan kekhwatiran begitu besar.
Penulis: Wanti Puspa Gustiningsih | Editor: Kisdiantoro
Orang tua mereka telah meninggal secara beruntun, Ibunya Upik Putih meninggal di tahun 2010.
Selang dua tahun kepergian ibunya, disusul oleh Amir Hasan Tege, ayah mereka di tahun 2012.
Usai ditinggal kedua orang tuanya, Almarhum Ricko hanya tinggal bersama kedua kakaknya termasuk Susilawati.
Orang tua mereka asli Pariaman, Padang, namun telah lama hijrah ke Bandung.
Kepergian Ricko Andrean Maulana untuk selama-lamanya merupakan kesedihan baru bagi Susilawati dan keluarga.
"Iya hanya selang 5 tahun dari kepergian ayah, rasanya masih ada di sini. Enggak nyangka aja," ujar Susilawati.
Meski merasakan duka yang mendalam, namun Susilawati dan keluarga mengaku telah ikhlas atas meninggal adik bungsunya.
"Ya gimana lagi, kami sudah ikhlas ini sudah jalannya iko. Kalaupun mau diusut mau menyalahkan siapa?" Tutup Susilawati.
Ricko Andrean Maulana mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Santo Yusuf, Bandung, Kamis (27/7/2017) sore.
Setelah mendapatkan perawatan intensif selama lima hari sejak Sabtu (22/7).
Jenazan Ricko Andrean Maulana dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikutra, Bandung, kemarin sore,bersebelahan dengan pusara kedua orang tuanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ricko-andrean-maulana-semasa-kecil_20170729_110016.jpg)