Jumat, 5 Juni 2026

Bobotoh Meninggal

Firasat Sang Kakak Sebelum Ricko Andrean Maulana Pergi Selama-lamanya

Susilawati bercerita, beberapa hari sebelum adik bungsunya meninggal ia merasakan kekhwatiran begitu besar.

Tayang:
Penulis: Wanti Puspa Gustiningsih | Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar/Wanti Puspa
Ricko Andrean Maulana semasa kecil berfoto bersama keluarganya. 

Laporan wartawan Tribun Jabar - Wanti Puspa

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Firasat kepergian Ricko Andrean Maulana (22) untuk selama-lamanya, kemarin Kamis (27/7/2017), telah dirasakan beberapa hari oleh kakak kedua almarhum, Susilawati(38).

Kepada TribunJabar.co.id di rumah duka kemarin Kamis (26/7/2017), Susilawati bercerita, beberapa hari sebelum adik bungsunya meninggal ia merasakan kekhwatiran begitu besar.

"Pernah malam apa dia nggak pulang, biasanya juga enggak pulang ya mikirnya nginap di rumah rekannya. Tapi malam itu saya terus lihatin pintu pagar," ujar Susilawati kepada TribunJabar.co.id, di rumah duka, Jl Tamim Abdul Syukur No 11, Jembar, Cicadas, Bandung,kemarin Kamis (27/7/2017) sore.

Almarhum Ricko memang jarang pulang ke rumahnya, ia sering berkumpul di Jembar daerah dekat rumahnya, dengan beberapa rekannya.

Beberapa kali juga almarhum menginap di rumah rekannya.

Bisa dihitung jari jika ia pulang ke rumah, hanya ketika lapar dan mau tidur

Namun di malam itu Susilawati mengaku kerap kali gelisah dan bolak balik ke depan mencari adik bungsunya.

"Saya enggak pernah sekhawatir itu sama dia, malam itu saya bertanya terus dalam hati "ih kemana ya dia, kok enggak ada," tambah Susilawati.

Beberapa waktu mencari adiknya, ternyata almarhum telah berada di rumah dan sedang bermain handphone di ruang makan.

"Eh aya geningan ieu keur maen hape (eh ada ternyata ini , lagi main hp)," ujar Ibu tiga orang anak ini berdialek Sunda.

Biasanya almarhum selalu main handphone di kamarnya dan tidak pernah main handphone di ruang makan.

Almarhum Ricko tidak pernah diam lama di rumah. Dia akan berlama-lama di dalam rumah kalau sedang lapar, mau tidur, dan ketika capek usai bekerja.

Kekhawatiran Susilawati sebagai kakak perempuan almarhum Ricko memang wajar karena ia tinggal satu rumah dengannya, sekaligus sebagai pengganti ibu.

Orang tua mereka telah meninggal secara beruntun, Ibunya Upik Putih meninggal di tahun 2010.

Selang dua tahun kepergian ibunya, disusul oleh Amir Hasan Tege, ayah mereka di tahun 2012.

Almarhum Ricko Andrean Maulana
Almarhum Ricko Andrean Maulana (Istimewa)

Usai ditinggal kedua orang tuanya, Almarhum Ricko hanya tinggal bersama kedua kakaknya termasuk Susilawati.

Orang tua mereka asli Pariaman, Padang, namun telah lama hijrah ke Bandung.

Kepergian Ricko Andrean Maulana untuk selama-lamanya merupakan kesedihan baru bagi Susilawati dan keluarga.

"Iya hanya selang 5 tahun dari kepergian ayah, rasanya masih ada di sini. Enggak nyangka aja," ujar Susilawati.

Meski merasakan duka yang mendalam, namun Susilawati dan keluarga mengaku telah ikhlas atas meninggal adik bungsunya.

"Ya gimana lagi, kami sudah ikhlas ini sudah jalannya iko. Kalaupun mau diusut mau menyalahkan siapa?" Tutup Susilawati.

Ricko Andrean Maulana mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Santo Yusuf, Bandung, Kamis (27/7/2017) sore.

Setelah mendapatkan perawatan intensif selama lima hari sejak Sabtu (22/7).

Jenazan Ricko Andrean Maulana dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikutra, Bandung, kemarin sore,bersebelahan dengan pusara kedua orang tuanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved