Curhat Warga: DP 0 Persen Beli Rumah untuk yang Gaji Rp 7 Juta, Saya Enggak Bisa Dong?
Program rumah DP 0 persen merupakan salah satu program gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Program rumah DP 0 persen merupakan salah satu program gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
Porgram rumah dengan DP 0 persen tersebut cukup dikenal warga Jakarta dan menjadi penyumbang kemenangan Anies-Uno.
Sebut saja Mugi, pria 54 tahun asal Sukoharjo, Jawa Tengah yang hampir 20 tahun tinggal di Jakarta dan ber-KTP Jakarta.
"Tahu (program rumah DP 0 persen), itu kan program Pak Anies -Sandi," ujarnya saat ditemui di Terminal Grogol, Jakarta Barat.
Pria yang bekerja sebagai sopir angkot ini mengikuti sejumlah pemberitaan mengenai program andalan gubernur dan wakil gubernur DKI terpilih tersebut.
"Katanya itu programnya cuma buat yang gajinya Rp 7 juta ya? Saya enggak bisa ikut dong?" kata dia.
Suami Nenek Rohaya Punya Pesan Bijak Buat Para Jomblo, Simak Baik-baik! https://t.co/R9CoETh5HY via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 14, 2017
Mugi mengaku masih menumpang hidup di rumah orangtua istrinya di daerah Petamburan, Jakarta Barat.
Ia sangat berharap memiliki rumah sendiri.
Ikshsal, pegawai di sebuah perusahaan swasta, mengaku kecewa begitu mengetahui dari pemberitaan bahwa program tersebut hanya diperuntukkan bagi warga yang berpenghasilan Rp 7 hingga Rp 10 juta.
"Saya yang kerja di kantor saja gajinya enggak sampai segitu, bagaimana yang buruh?" ujarnya saat ditemui di bus transjakarta saat hendak menuju kantornya.
Ia yang akan melangsungkan pernikahan tersebut berharap program itu betul-betul direalisasikan.
"Kalau programnya jadi buat masyarakat menengah ke bawah, saya ikutan. Lumayan buat keluarga baru," kata dia.
Heboh! Kisah Seorang Polisi Rela Membayar Tagihan Rumah Sakit Korban Kecelakaan https://t.co/QuX8qucYuQ via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 14, 2017
Ikshsal berharap, konsep program tersebut segera difinalkan sehingga tak menimbulkan kebingungan di tengah masrarakat Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/beli-rumah_20170714_154427.jpg)