Bom Panci
Pelaku Sedang Dorong Gerobak Bakso saat Bom Meledak di Kontrakannya
Adin mengaku kaget saat mendengar suara keras tersebut dan mendengar kabar bahwa yang meledak adalah alat penanak nasi otomatis.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Yulis Tribun Jabar
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Adin (42) merupakan satu di antara beberapa saksi dalam peristiwa meledaknya bom panci di kamar kontrakan pelaku bernama AW (21), di Kubang Beureum, Jalan Cidurian Selatan, Sekejati, Bandung.
Saat bom tersebut meledak, Adin sedang berada di rumahnya, di Kubang Beureum, RT 07, RW 11, Sekejati, Bandung.
Adin mengaku kaget saat mendengar suara keras tersebut dan mendengar kabar bahwa yang meledak adalah alat penanak nasi otomatis.
Lalu, ia langsung menuju ke lokasi suara ledakan.
Di lokasi, sudah ada beberapa warga yang mengerumuni kamar kontrakan yang meledak tersebut.
"Di lokasi ada asap. Kami semua kebingungan," ujar Adin, kepada Tribun Jabar.
Rumah Tangga Lucky Hakim dan Tiara Dewi Diramal Paranormal Ini, Pernyataannya Bikin Kaget! https://t.co/LGaGk2i8g1 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 9, 2017
Akhirnya, ada beberapa warga yang mendobrak pintu kamar yang ditempati oleh AW tersebut.
Masmun (73) satu di antara beberapa warga yang ikut mendobrak pintu kamar mengaku kaget saat melihat di dinding kamar ada tulisan tentang jihad.
Akhirnya, Adin (42) berinisiatif untuk menjemput pemilik kamar yang tidak lain adalah AW.
Adin kembali ke rumah dan membawa motor.
Beruntung, sesampainya di jembatan Cidurian menggunakan motor yang dikendarainya, Adin berhasil menemui Agus Wiguna yang sedang mendorong gerobak baksonya.
Adin langsung mengatakan kepada AW jika kamar kontrakannya meledak.
Namun, Agus Wiguna mengatakan bahwa hal tersebut bohong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gerobak-bakso-milik-agus-wiguna_20170709_150619.jpg)